Terungkap! Inilah Alasan HBO Melepas Cerita ‘Arya Stark’ dari Game of Thrones

(Tirto)

Sejumlah penggemar ‘Game of Thrones‘ sempat mengajukan petisi untuk mengangkat kisah Arya Stark sebagai cerita lepasan usai serial itu berakhir. Sang pemeran, Maisie Williams pun mengaku siap untuk bergabung bila kisah Arya dibuat terpisah lagi.

Hanya saja, kini pihak rumah produksi HBO sendiri yang mematahkan angan kelanjutan nasib Arya yang pergi ke bagian Barat Westeros pada akhir cerita ‘Game of Thrones‘ itu untuk diangkat sebagai serial tersendiri.

“Tidak, tidak, tidak,” kata Casey Bloys, selaku HBO Executive kepada Hollywood Reporter.

(Kompas.com)

“Saya ingin pertunjukan ‘Game of Thrones’ yang dibuat Dan dan David ini menjadi miliknya sendiri. Saya tidak ingin mengambil karakter dari dunia itu yang telah mereka buat dengan indah. Saya ingin menjadikannya sebagai karya artistik yang mereka miliki,” paparnya.

Dia menambahkan bahwa salah satu alasan menolak karena dirinya memang tak ingin mencoba melakukan pertunjukan yang sama. Apalagi, menurut Bloys, sang empunya cerita ‘Game of Thrones‘ George R. R. Martin memiliki kisah yang masif sehingga ada banyak cara untuk mengembangkannya.

 

(Tribunnews.com)

“Itulah sebabnya kami mencoba melakukan hal-hal yang akan berbeda, tidak mencoba atau mengulangi pertunjukan yang sama,” ungkapnya.

Belakangan, ada beberapa cerita prekuel yang sedang dikembangkan oleh HBO. Namun, mereka masih menutup rapat sejumlah cerita itu kecuali yang bakal digarap oleh Jane Goldman.

Goldman akan mengarahkan prekuel berjudul ‘The Long Night‘ yang diceritakan berlangsung ribuan tahun sebelum peristiwa ‘Game of Thrones‘, dan akan mencatat kejadian di akhir Age of Heroes, periode dalam sejarah Westeros yang ditandai oleh tokoh legendaris seperti Bran the Builder dan Lann the Clever, pencetus keluarga Stark dan Lannister.

 

(Vox)

“Hanya satu hal yang pasti: dari rahasia mengerikan sejarah Westeros sampai asal asli White Walker, misteri Timur ke Starks of Legend – itu bukan cerita yang kita pikir kita tahu,” demikian pernyataan HBO soal kunci cerita yang akan dihadirkan.

 

 

Penundaan penayangan episode terakhir dari serial film Game of Thronesmemicu kekesalan para penggemar di Cina. Mereka menduga ini terkait perang dagang dengan Amerika Serikat.

Perusahaan teknologi digital Tencent, sebagai pemegang hak siaran film ini di Cina sejak 2014, secara mengejutkan mengumumkan menunda menayangkan episode terakhir dari film besutan AS ini dengan alasan ada masalah transmisi media.

 

(Times)

 

“Para pengguna yang terhormat, kami menyesal memberi tahu Anda bahwa episode keenam dari musim ke delapan Game of Thrones tidak akan tayang online pada waktu yang telah ditentukan karena ada masalah transfer media,” begitu pernyataan dari manajemen Tencent dalam laman resmi perusahaan.

Raksasa internet asal Cina ini menolak memberikan keterangan lebih lanjut dan tidak menginformasikan kapan tanggal penayangan selanjutnya. Seperti dilansir CNN, 21 Mei 2019, HBO sebagai pemegang hak tayang utama mengatakan tidak ada masalah dengan pengiriman konten.

“Anda harus mendapatkan klarifikasi lebih lanjut dari Tencent,” begitu pernyataan HBO.

Seperti penggemar di negara lain, fans di Cina mengikuti setiap episode dan selalu membincangkan alur ceritanya di internet. Pada Senin kemarin, rasa kesal dan kejengkelan mereka memuncak dan diekspresikan di sosial media. Banyak orang bertanya-tanya tentang hubungan antara perang dagang AS dan Cina dengan episode GoT terakhir yang belum tayang ini.

“Apakah ini hasil perang dagang antara AS dan Cina,” tulis seorang pengguna Weibo.

Banyak juga pelanggan Tencent yang meminta pengembalian uang mereka karena penayangan yang terlambat.

 

(Kompas.com)

 

“Semua anggota yang membayar dan ini soal kepercayaan. Bagaimana Anda membayar kembali mereka,” kata seorang netizen di Weibo, yang merupakan jejaring sosial di Cina dan mirip Twitter.

Perusahaan internet raksasa asal Cina itu mengenakan biaya 15 yuan per bulan atau 198 yuan (Rp415 ribu) setahun untuk akses ke beberapa hiburan eksklusif seperti GoT.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *