Terkait Ambulans Gerindra Pembawa Batu, Andre Rosiade: Kita Buktikan Saja Secara Terbuka

fakta.news

Aksi massa 22 Mei 2019 lalu berujung dengan sejumlah kerusuhan di beberapa titik di ibukota. Aksi tersebut diduga didalangi oleh aktor intelektual dengan bukti barang-barang temuan di lapangan. Aparat mulai menyelidiki dan menindaklanjuti pihak-pihak terkait kejadian tersebut.

Dilansir Jawapos.com, Polda Metro Jaya kini mengamankan sebuah mobil ambulans milik Partai Gerindra saat aksi unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu (21/5) lalu. Mobil dengan cat putih itu kedapatan membawa batu.

Hasil gambar untuk ambulans gerindra angkut batu 22 mei
detik.com

Saat dikonfirmasi, ‎anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade membenarkan mobil ambulans yang disita polisi adalah milik partai berlogo kepala garuda ini. Namun, dia heran ambulans itu berisi batu, bukan peralatan medis.

Gambar terkait
merdeka.com

“Itu ambulans itu memang punya kami. Tapi, permasalahnnya kami tidak mengetahui kenapa ambulans itu bisa hadir dan datang di demonstrasi di depan Bawaslu itu,” ujar Andre dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (25/5).

Hasil gambar untuk Andre Rosiade
bisnis.com

Oleh sebab itu, partai yang dinakhodai oleh Prabowo Subianto ini bakal melakukan investigasi terkait ditemukannya banyak batu dalam mobil ambulans itu. Hal ini dilakukan supaya tidak ada pihak-pihak yang menuding Partai Gerindra.

Hasil gambar untuk ambulans gerindra angkut batu 22 mei
merdeka.com

Menurut Andre, dirinya mendapatkan informasi sopir pembawa ambulans itu tidak mengetahui di dalamnya terdapat banyak batu. Bahkan pengurus juga tidak mengetahui kenapa ada mobil ambulans di aksi massa.

“Nah, ini harus diinvestigasi. Kita harus bongkar jangan sampai ini memojok-mojokkan Partai Gerindra,” katanya.

Mengenai adanya temuan amplop berisi uang. Andre tidak ingin gegabah untuk menyimpulkannya. Dia tetap berprasangka positif. Bisa jadi amplop itu adalah uang makan dari si sopir tersebut.

“Jadi, kita jangan framing ya, sekali lagi jangan framing. Mari kita buktikan saja secara terbuka,” pungkasnya.

Gambar terkait
tribunnews.com

Sebelumnya, polisi mengamankan sebuah ambulans milik Partai Gerindra DPC Tasikmalaya di sekitar Sabang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/5). Ketika diamankan polisi, terdapat lima penumpang di dalamnya.

Hasil gambar untuk Andre Rosiade
cnnindonesia.com

Ambulans itu diamankan karena membawa batu-batu dan juga amplop berisi uang di dalamnya. Di dalam ambulans itu sendiri tidak terdapat peralatan medis sebagaimana ambulans pada umumnya‎.

Sementara itu, sopir mobil ambulans berisi batu dan berlogo Partai Gerindra, yang ditemukan di lokasi kerusuhan pada Rabu (22/5/2019) lalu, akhir buka suara.

Hasil gambar untuk ambulans gerindra angkut batu 22 mei sopir
seword.com

Dia terus terang mengakui bahwa dirinya diperintahkan untuk menuju Jakarta dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Pengakuan tersebut diutarakan sopir itu dalam sebuah video yang didokumentasikan penyidik Polda Metro Jaya.

Semoga aktor intelektual tidak bertanggung jawab yang mengadu domba masyarakat tersebut segera ditangkap dan ditindaklanjuti, ya! Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi di tanah air tercinta. Setuju, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *