Nah Lho! The Power Of Jejak Digital, Tweet Lama Anies Viral, Ini Penjelasan Sang Gubernur

Jangan meremehkan jejak digital, seperti hal tersebut harus diperhatikan oleh para pejabat. Tweet Anies pada 2013 lalu tiba-tiba menjadi viral dan ramai diperbincangkan. Tweet yang menyinggung pihak kalah dan menang tersebut pun coba Anies luruskan maksudnya. Baru-baru ini juga petisi yang meminta Anies turun.

Cuitan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Twitter pada 2013 viral. Dalam cuitan itu, Anies menyebut, suksesnya demokrasi ditentukan bukan oleh pemenang, tapi oleh kemauan pihak-pihak yang kalah untuk menerima kekalahan.

Menurut Anies, cuitan itu merupakan rumus dasar dari demokrasi.

“Ya dibaca saja. Semua pernyataan tentang demokrasi itu rumus. Rumus mendasar. Jadi itu adalah rumus yang dalam proses demokrasi begitu,” kata Anies di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Karena itu, Anies menganggap penting agar proses demokrasi dijalankan dengan adil, jujur, tertib, dan bersih. Hal ini agar masyarakat bisa menerima hasil demokrasi dengan tenang.

Image result for anies baswedan
merdeka.com

“Karena ada kejujuran, ada ketertiban, ada keadilan, itu sebabnya banyak dilihat di semua negara. Begitu prosesnya bersih, rapi, maka tidak ada excess, itu penting sekali,” Anies Baswedan memungkasi.

Anies menganalogikan Pilpres dengan pertandingan sepak bola. Menurutnya, pemilu harus adil seperti pertandingan sepak bola.

Related image
mediaindonesia.com

“Sama kayak pertandingan sepak bola. Karena itu penting dalam proses demokrasi untuk dijalankan dengan adil. Dengan jujur, dengan tertib. Dengan bersih, supaya, begitu sampai hasil maka semua tenang. karena ada kejujuran. Ada ketertiban, ada keadilan,” sebut Anies.

Anies mengatakan pemilu yang bersih tidak akan menimbulkan efek yang buruk. Dia menyebut keadilan dalam pemilu merupakan hal yang penting.

“Itu sebabnya banyak dilihat di semua negara. Begitu prosesnya bersih, rapi, maka tidak ada ekses, itu penting sekali,” jelasnya.

Related image
tribunnews.com

Baru-baru ini juga beredar sebuah petisi online yang meminta untuk Anies diturunkan. Mantan menteri pendidikan ini mengaku tak ambil pusing dengan petisi online di change.org yang memintanya mundur dari jabatan Gubernur. Anies mengatakan, seorang pejabat tak perlu menanggapi semua kritik dari masyarakat.

“Karena itu kalau ada yang mengkritik enggak usah ditangkap. Saya enggak pernah menangkap orang yang mengkritik saya. Sama sekali,” kata Anies di Jakarta, Minggu (26/5).

Image result for anies baswedan
kompas.com

Anies menjelaskan bahwa menjadi pejabat publik harus siap dicaci maki oleh berbagai pihak. Prinsip ini menurut Anies sudah sesuai dengan cuitannya beberapa tahun lalu sebelum menjabat sebagai Gubernur DKI.

“Dan anda boleh cek tweet saya soal itu tahun 2013 jadi prinsip itu bukan prinsip sekarang saja tapi dari dulu saya sudah mengatakan dicaci tidak tumbang, dipuji tidak terbang,” ucap dia.

“Dan saya tambahkan cek tweet lagi nih ‘alamat keluh kesah adalah pejabat publik’. Ya ketika saya menjadi pejabat publik ya saya harus jalanin dong maka dari itu kita harus biasa-biasa saja,” kata Anies.

Sejak resmi dilantik sebagai gubernur DKI memang banyak warga yang kontra dengan segala keputusan Anies dan membandingkannya dengan pendahulu yaitu Ahok.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *