Lakukan Hal Ini Pada Prabowo-Sandi Usai Kerusuhan 22 Mei, Glenn Fredly Diserbu Netizen

(suara.com)

Usai mengomentari aksi massa 22 Mei, musisi Glenn Fredly dihujat netizen pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lantaran dianggap menghina paslon nomor urut 02 itu.

Mantan suami Dewi Sandra ini menilai Prabowo-Sandi telah mengadu domba sampai ada aksi 22 Mei yang menewaskan beberapa pendemo. Glenn menuliskan kritikan itu di laman akun instagramnya.

(jawapos.com)

” Shame On You Prabowo & Sandy!! Kalian bukan pemimin kalian pengadu domba bangsamu sendiri!!!,” tulis Glenn Fredly dikutip Dream.

(jarrak.id)

Unggahan pria berusia 43 tahun ini pun langsung ramai dikomentari netizen, meski kritikan Glenn sudah menghilang dari instagramnya.

Tapi warganet tetap berkomantar setelah kembali diunggah oleh akun gosip. Tapi justru banyak warganet yang memberi dukungan kepada Glenn.

(dream.co.id)

 Emang bener mereka yg adu domba kok… apa yg salah dgn postingannya si glen,” kata akun @lanin***

” Coba kalo pakdemu itu ga curang, psti ga rusuh,” tulis akun @iwis***

” Terlalu jujur bang glennn akh ntar Di lempar batu lho,” tulis akun @nuni.a***.

” Moon maap itu mewakili rakyat yang Mana? Yg kemaren demo2 itu kalau bukan mewakili prabowo – Sandi ? Statement nya aneeeeh banget itu. Saya sih ga merasa diwakilkan dan terwakilkan demo depan bawaslu itu. Bikin susah banyak orang Tau,” kata akun @dian***

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Glenn terkait kritikannya yang menjadi viral di sosial media itu.

TKN Jokowi Bela Glenn Fredly

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin ikut angkat bicara mengenai permasalahan yng dialami Glenn Fredly.

TKN Jokowi-Ma’ruf menilai tak ada yang salah dari pernyataan Glenn. Menurut TKN, pernyataan Glenn itu justru mengandung kebenaran.

(gesuri.id)

“Saya pikir tidak ada yang salah dari Glenn. Pernyataannya justru mengandung kebenaran. Kalau kita refleksikan lebih dalam, kericuhan 21-22 Mei tidak akan terjadi bila Pak Prabowo dan Pak Sandi menerima kekalahan mereka dengan legawa,” ujar Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni, kepada wartawan, Minggu (26/5/2019).

(Detik.com)

Pria yang akrab disapa Toni itu menilai, andai Prabowo-Sandiaga dan para pendukungnya sejak awal menyampaikan narasi damai, aksi 22 Mei tidak akan terjadi. Karena itu, menurutnya, sangat dimaklumi jika masyarakat kemudian menganggap sikap paslon nomor urut 02 itu sebagai salah satu penyebab kericuhan.

“Pak Prabowo dan tokoh-tokoh BPN seperti Pak Amien Rais justru jauh-jauh hari sudah menjadi kompor yang mengaduk-aduk emosi pengikut mereka dengan mengatakan berulang-ulang bahwa pemilu curang secara terstruktur, sistematis, dan masif serta brutal, tanpa ada bukti yang dapat diproses secara hukum. Mereka mengompori rakyat untuk memobilisasi people power atau aksi kedaulatan rakyat. KPU dan Bawaslu serta MK sebagai institusi demokrasi juga menjadi sesaran tembak delegitimasi mereka setiap hari,” tuturnya.

“Jadi, pernyataan Bro Glenn di IG-nya menurut saya valid, merepresentasikan pikiran dan perasaan mayoritas rakyat Indonesia,” imbuh Toni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *