3 Upaya Pembunuhan Paling Aneh di Dunia! Pakai Bom Cokelat?

Ilustrasi pembunuhan (Pexels.com)

Saat mendengar pembunuhan, apakah kamu pernah terpikir benda-benda tak biasa yang menjadi senjatanya? Hal ini terjadi oleh beberapa tokoh besar di zaman dulu.

Upaya pembunuhan paling aneh ini menimpa para tokoh terkenal yang memiliki peran besar di zaman dulu. Rencana pembunuhannya juga dilakukan oleh oknum-oknum besar negara.

Kalau kamu penasaran mereka menggunakan benda aneh apa untuk membunuh, nih simak 3 upaya pembunuhan paling aneh di dunia!

Georgi Markov – Payung Beracun

Georgie Markov (Instagram.com/@alltomvetenskap)

Pada 7 September 1978, seorang penulis asal Bulgaria, Georgi Markov menjadi sasaran upaya pembunuhan dengan cara yang aneh. Kejadian tersebut terjadi saat ia sedang menunggu bis di Jembatan Waterloo untuk wawancara di BBC.

Saat sedang menunggu, tiba-tiba ia merasa kaki kanannya seperti disengat lebah. Ketika mantan novelis itu menoleh, ia melihat seorang pria sedang mengambil payung jatuh lalu menyeberang naik taksi.

Markov yang kesakitan itu kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa Markov tak terselamatkan akibat hal tersebut. Dokter menyatakan, Markov meninggal akibat racun ricin yang ada pada tubuhnya.

Otoritas berwenang Inggris berpendapat bahwa racun itu ditembakkan dari payung oleh mata-mata bernama Francesco Gullino. Kabarnya Dinas Rahasia Bulgaria dan Badan Intelijen Uni Soviet (KGB) merupakan dalang di balik pembunuhan Georgi Markov.

Winston Churchill – Bom Cokelat

Winston Churchill (Instagram.com/@thechurchillsociety)

Usaha pembunuhan yang terjadi saat Perang Dunia II ini sangat terkenal. Mendiang Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill menjadi sasaran pembunuhan yang dilakukan oleh Nazi Jerman.

Saat itu Nazi Jerman berupaya membunuh Winston dengan mengirimkan bom. Anehnya, bom tersebut mereka lapisi dengan cokelat hitam dan berlabel ‘Peters Chocolate’.

Winston Churchill (Instagram.com/@goldfysh_goldfysh)

Seorang agen rahasia dari Nazi menyisipkan ‘cokelat’ itu ke ruang kabinet perang. Untungnya, rencana pembunuhan itu berhasil terdeteksi oleh dinas rahasia Inggris sehingga langsung mengamankannya sebelum Winston ambil.

Patrice Lumumba – Pasta Gigi

Patrice Lumumba (kanan) (Instagram.com/@kilianonline)

Tak hanya Perdana Menteri Inggris yang menjadi korban upaya pembunuhan, tapi juga Perdana Menteri Kongo, Patrice Lumumba. Pada September 1960, Sidney Gottlieb seorang ahli kimia CIA membawa botol berisi pasta gigi beracun ke Kongo.

Patrick Lumumba (Instagram.com/@kilianonline)

Untungnya, rencana tersebut tidak berjalan karena Ketua Stasiun CIA di Kongo, Larry Devlin tidak memberi izin. Namun, pada akhirnya Patrice benar-benar tewas dibunuh pada 17 Januari 1961 oleh regu tembak pimpinan perwira Belgia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *