Investigasi Tempo: Ada Nama Habil Marati Muncul Sebagai Donatur Eksekutor 4 Pejabat Negara

kompas.com

Terbaru berdasarkan hasil investigasi Majalah Tempo yang menemukan nama politisi PPP, Habil Marati masuk dalam daftar nama yang diperiksa polisi atas kasus kerusuhan yang terjadi 21 dan 22 Mei lalu

Politikus senior ini diduga memberikan dana bagi calon eksekutor untuk membunuh 4 pejabat negara terkait dengan rencana makar. Sebelum menelaah lebih jauh lagi, ini sepak terjang singkat Habil Marati.

Hasil gambar untuk habil marati
tribunnnews.com

Melansir dari Kompas.com, saat ini Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menuturkan bahwa polisi sedang membagi peran pelaku yang ditangkap ke dalam beberapa kategori.

“Ini masih dibagi layer-nya, sebagian besar di layer 3-4, pelaku dan koordinator lapangan. Kalau layer 1-2 itu aktor intelektual, penyandang dana,” ungkap Dedi, di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2019).

Selain itu, sejumlah tokoh ditangkap diantaranya Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zein dan Mantan Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko.

Habil Marati, terduga donatur para eksekutor kerusuhan 21 dan 22 Mei 2019
grid.id

Sebelumnya, enam pelaku eksekutor telah berhasil diamankan dan dimintai keterangan. Barang bukti sebanyak empat senjata api rakitan dan ilegal juga berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Dari hasil pengembangan, senpi tersebut juga akan digunakan membunuh 4 tokoh nasional dan seorang pemimpin lembaga survei. Setelah adanya pemeriksaan, ternyata dibalik para tersangka tersebut ada sosok yang memasok dananya yaitu Habil Marati.

Mengutip dari siaran Kompas TV yang mengutip investigasi Majalah Tempo, Gridhot.ID mencoba merangkum beberapa fakta mengenai Habil Marati, sosok politisi PPP yang diduga menjadi pemasok dana para tersangka eksekutor pada kerusuhan 21 dan 22 Mei.

Habil diduga telah mengeluarkan dana untuk para eksekutor yang berhasil diamankan polisi untuk membunuh sejumpah pejabat negara dan melakukan tindakan makar.

Mengusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Habil Marati merupakan politikus PPP sekaligus juga mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif daerah pemilihan Sulawesi Tenggara pada Pemilu 2019 lalu.

Habil Marati menjadi terduga kasus makar yang berkaitan dengan aksi kerusuhan 21 dan 22 Mei 2019 bersama Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zein, Mantan Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko, mantan anak buah Prabowo di Kopasus Noor Farid, dan mantan prajurit TNI Iwan Kurniawan.

Demonstran saat melakukan kerusuhan pada 21-22 Mei 2019 di Jakarta.
grid.id

Besar dana yang dikucurkan Habil Marati untuk menyokong para eksekutor sebesar Rp 60 Juta untuk membunuh para pejabat. Habil Marati sebelumnya pernah diperiksa pihak kepolisian pada tanggal 30 Mei 2019 di Polda Metro Jaya selama lima jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *