Menjelang Pemilu, Inilah Cara Menghadapi Hate Speech

Cara menghadapi hate speech di medsos (Foto: Twitter.com)

Tinggal hitungan minggu, Pemilu serentak tahun 2019 segera dilaksanakan. Berbagai fenomena terjadi menyambut Pemilu tahun ini. Fenomena banyak terjadi di dunia maya. Ada fenomena lucu sampai yang mengesalkan sekalipun. Apalagi saat pemilu seperti sekarang, kalau kamu melihatnya di media sosial, ada-ada saja yang mereka tuliskan. Sampai bisa membuatmu frustasi.

Ilustrasi pemilu (Twitter.com/@merdekadotcom)

Selain hoaks yang marak terjadi, kamu juga akan menemukan beragam hate speech atau ujaran kebencian di media sosial. Entah itu Facebook, Twitter, dan Instagram menjadi yang paling populer. Nah, apa yang bisa kamu lakukan untuk menghindari hate speech ini?

Berikan komentar positif

Berikan komentar positif di medsos (Foto: pexels.com)

Konten pada lini masa media sosial yang orang lain tulis tak jarang mengandung kebencian, bahkan sampai menyulut emosi kemarahan, apalagi sampai menimbulkan masalah lain. Banyak dari tulisan hate speech itu tidak menyelesaikan persoalan, malah menambah persoalan lain. Lebih baik gunakan pandangan yang lebih positif dalam mengomentari sesuatu di media sosial.

Ingat soal hukum

Hukuman Penjara (Foto: Instagram.com/drewbrown.jpg)

Kamu bisa mengingatkan kalau orang yang menulis hate speech di media sosial akan dijerat UU ITE tentang diskriminasi rasial, lho. Kamu sendiri juga harus tahu tentang aturan ini, biar kamu tidak ikut-ikutan membuat tulisan hate speech, apalagi kalau kamu ikut menyebarkannya.

Memastikan keaslian akun media sosial

Media Sosial (Foto:: pexels.com)

Kalau pendapat positif kamu tidak dibalas baik oleh orang yang menulis hate speech, kamu bisa melaporkan dan memastikan kalau orang lain tahu akun itu salah satu aku penyebar kebencian.

Screenshot komentar tentang hate speech (Foto: pexels.com)

Apa kamu tahu caranya? Caranya bisa bermacam-macam, misalnya dengan melakukan screenshoot dan menyebarkan ke teman-teman kamu. Tenang saja, itu bisa sebagai bukti dalam laporanmu.

Jangan sampai kamu ikut-ikut menyebarkan hate speech, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *