Dikabarkan Meninggal, Inilah Sosok Mantan KSAD di Mata Gatot Nurmantyo

Dunia militer Indonesia kembali dilanda kabar duka setelah mantan Kepala Staff TNI Angkatan Darat (KSAD), Jendral TNI (Purn) George Toisutta meninggal dunia. Nyatanya hal tersebut sontak langsung membuat sedih mantan panglima TNI, Gatot Nurmantyo. Terlihat gatot mencuit di akun sosial media miliknya.

Eks Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI (Purn) George Toisutta meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Dia meninggal setelah melawan kanker usus. Di mata mantan Panglima TNI Jenderal (Purn), Gatot Nurmantyo Toisutta adalah sosok guru yang baik di dunia militer. Jenderal kelahiran Makassar 66 tahun silam itu sempat menjadi atasan Nurmantyo.

Tweets by Nurmantyo_Gatot
“Beliau adalah atasan, senior, guru dan pelatih saya,” kata Nurmantyo melalui akun Twitternya, Rabu, 12 Mei.

Nurmantyo mengaku berduka yang sangat dalam atas kepergian George Toisutta ini. “Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun. Duka yang sangat mendalam mnyertai kepergian almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta mnghadap Sang Khalik,” tulisnya.

Dia kemudian mendoakan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Sementara itu, Mayjen (Purn) Soenarko ikut terseret kasus penyelundupan senjata yang diduga digunakan untuk kerusuhan 21-22 Mei.

Mengomentari hal itu, mantan Panglima TNI (purn) Gatot Nurmantyo angkat bicara saat menjadi narasumber di acara Kabar Petang, Selasa (11/6/2019) malam. Gatot mengatakan ada dua instansi pemerintahan yang turut ikut andil dalam kasus tersebut.

Mulanya, ia menanggapi soal adanya kerusuhan 21-22 Mei yang dikaitkan dengan dalang kerusuhan dan orang yang ikut menyelundupkan senjata.

“Judul dari media semuanya adalah mencari dalang kerusuhan 21-22 Mei kemudian ditutup pernyataan dari Pak Iqbal bahwa Polri tidak menggunakan peluru tajam,” ujar Gatot, seperti dikutip dari saluran YouTube tvOneNews, Rabu (12/6/2019).

Namun, menurutnya seolah-olah ada keterkaitan antara penyelundupan senjata dengan aksi 21-22 Mei.

“Jadi ini yang beberapa masalah yang ditonjolkan adalah yang pertama kali adalah tentang penyelundupan senjata oleh S tadi,” kata Gatot.

“Saya perlu menyampaikan bahwa yang disampaikan ini adalah baru hasil penyidikan kepolisian Republik Indonesia yaitu pernyataan dari saksi, barang bukti yang didapatkan baru senjata, dan IT.”

“Baru pernyataan dari hasil penyidikan. Kemudian dikaitkan dengan dalang kerusuhan apa kaitannya?.”

Ia lalu menerangkan kenapa banyak purnawirawan yang memiliki senjata. Namun, menurutnya seolah-olah ada keterkaitan antara penyelundupan senjata dengan aksi 21-22 Mei.

“Jadi ini yang beberapa masalah yang ditonjolkan adalah yang pertama kali adalah tentang penyelundupan senjata oleh S tadi,” kata Gatot.

“Saya perlu menyampaikan bahwa yang disampaikan ini adalah baru hasil penyidikan kepolisian Republik Indonesia yaitu pernyataan dari saksi, barang bukti yang didapatkan baru senjata, dan IT.”

“Baru pernyataan dari hasil penyidikan. Kemudian dikaitkan dengan dalang kerusuhan apa kaitannya?.”

Ia lalu menerangkan kenapa banyak purnawirawan yang memiliki senjata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *