Adùh! Rival Ahsan/Hendra Mengaku Grogi Lawan Mereka Di All England

Pebulu tangkis ganda putra Malaysia, Aaron Chia, mengakui dia dan rekannya Soh Wooi Yik, sedang berjuang untuk mengatasi grogi setelah menjadi runner-up All England 2019.

Penampilan Aaron Chia/Soh Wooi Yik sempat menyita perhatian saat berhasil menembus All England 2019 pada Maret kemarin dan membuat peringkat mereka naik ke-11 dunia.

Chia/Soh selanjutnya mengambil alih posisi senior mereka, Goh V Shem/Tan Wee Kiong sebagai ganda putra nomor satu Malaysia.

(Bolasports)

Namun, penampilan mereka menurun dalam tiga bulan terakhir dengan dua kali mencapai perempat final dari lima turnamen yang diikuti.

Penurunan performa ini memicu kemarahan dari Direktur Kepelatihan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) Wong Choong Hann.

Chia yang berusia 22 tahun menerima kritik itu dengan tenang.

“Saya akui bahwa hasil kami belum bagus baru-baru ini. Kami tahu bahwa kami harus berusaha. Wooi Yik dan saya mengalami pasang surut sejak All-England,” kata Chia seperti dilansir BolaSport.com dari The Star.

(New Straits Times)

“Kami telah menaikkan standar  untuk diri kami sendiri dengan menetapkan tujuan yang lebih besar, tetapi agak frustasi bahwa kami tidak dapat memenuhi harapan,” aku Chia.

Chia mengatakan bahwa dia dan Soh tidak mengalami perubahan meskipun sudah berdiskusi dengan pelatih kepala ganda putra nasional Malaysia, Paulus Firman.

(FMT)

“Saya pikir, semuanya bermula pada pikiran. Kami tidak cukup kuat secara mental dan hancur saat berada di bawah tekanan dengan mudah. Kami takut gagal dan tidak bisa mengeluarkan yang terbaik dari diri kami sendiri,” tutur Chia.

Aaron Chia/Soh Wooi Yik memiliki waktu selama sekitar lima pekan untuk mendapatkan kembali momentum mereka ketika tampil pada Indonesia Open 2019 yang akan digelar 16-21 Juli mendatang.

(BAM)

China menekankan bahwa mereka akan memanfaatkan jeda selama lima pekan itu untuk menaikkan performa.

“Kami harus melewati latihan selama jeda istirahat mengikui turnamen. Kalau tidak, kami akan terus berjuang,” kata Chia.

“Kami tidak memiliki waktu berleha-leha karena kualifikasi Olimpiade Tokyo telah dimulai dan akan semakin sulit dalam enam bulan ke depan. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk menjadi lebih stabil di puncak,” ucap Chia

(BAM)

Aaron Chia mengatakan bahwa mereka semua masih bersemangat untuk memenuhi dua tujuan utama mereka pada 2019  yakni menembus peringkat delapan besar dunia dan meraih gelar perdana pada turnamen yang diikuti.

Tahun lalu, Aaron Chia/Soh Wooi Yik tampil menjanjikan saat menjadi runner-up pada SaarLorLux Open, Malaysia International Challenge, dan Vietnam International.

Mereka juga menyelesaikan turnamen Indian International pada 2017 dengan menjadi finalis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *