Kenang Ayahanda, Dewi Perssik Pernah Dilarang Olehnya untuk Jadi Penyanyi Dangdut

suara.com

Setelah sang ayahanda meninggal dunia, Dewi Perssik mengenang cerita ayahanda semasa hidup. Menurutnya saat ia masih muda dan belum terkenal, ayahnya pernah melarang dirinya untuk jadi penyanyi dangdut. Mengapa?

Dewi Perssik menjadi penyanyi dangdut yang sudah malang melintang di dunia hiburan Indonesia. Mantan istri Saipul Jamil ini sudah memulai karier bernyanyinya di panggung musik dangdut sejak tahun 2003. Terhitung pada tahun ini, Dewi Perssik sudah 16 tahun berkarier sebagai penyanyi dangdut.

(IDN Times)

Dewi Perssik pun dinobatkan menjadi penyanyi dangdut yang kaya raya. Sebagai seorang anak polisi, Dewi Perssik yang ingin menjadi seorang penyanyi dangdut sempat tak direstui oleh sang ayah. Hal ini diungkapkan Dewi Perssik dalam tayangan OKAY BOS yang diunggah di kanal Youtube TRANS7 OFFICIAL, pada Rabu (12/6/2019).

(Grid.id)

“Pernah nggak diridhoi karena dulu papi itu menganggap kalau penyanyi itu maaf konotasi gitu, sehingga membuat orang tua saya ngomong ‘orang tua kamu itu polisi ngapain sih harus cari duit lagi dengan cara menyanyi, apa kurang cukup uang jajannya’, padahal kan nyanyi itu adalah jiwa saya,” ungkap Dewi Perssik.

(Tribun News)

Dewi Perssik bahkan berangkat ke Jakarta seorang diri membawa uang Rp 750 ribu, untuk meniti karier. Sesampainya di Jakarta, Dewi Perssik harus rela menjadi pengamen jalanan dan makan mie instan selama 1 bulan.

(Detik)

“Mau nggak mau karena nggak punya tempat tinggal di Jakarta ngekos, ngekosnya di jembatan 5, sampai akhirnya ngamen,” ungkap DP.

Raffi Ahmad yang memandu program OKAY BOS, sempat kaget mendengar pernyataan Dewi Perssik yang pernah menjadi pengamen di jalanan.

(Detik)

“Ngamen beneran? di jalanan lampu merah?” tanya Raffi Ahmad.

Dewi Perssik kemudian mengungkapkan kisah mengamennya.

“Iya, jadi temen-temen jalanan itu tau semua di jembatan 5,” ungkap Dewi.

Dewi Perssik juga bercerita kepedihannya saat harus makan mie selama satu bulan penuh karena tidak punya uang.

“Dulu, saya untuk makan aja selama satu bulan, saya itu udah stok mie instan, sampai akhirnya saya harus masuk rumah sakit, baru akhirnya orang tua saya tahu saya punya kemauan yang keras, saya pingin jadi penyanyi, sehingga orang tua saya mulai membantu saya sedikit demi sedikit,” kenang Dewi Perssik.

Untuk sekali mengamen, Dewi mengungkapkan hanya mendapat Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu per hari.

“Kalau saya nggak ngamen saya nggak makan, walaupun ngamen cuma dapetnya dulu Rp 15 ribu, Rp 20 ribu, tapi itu nanti dikasih ke ketua, jadi kita ada perkumpulan terus ngasih ke dia, setengahnya Rp 10 ribu, setengahnya lagi dibagi-bagi yang penting saya bisa makan,” ungkap Dewi.

Demi mewujudkan cita-citanya menjadi seorang penyanyi dangdut, Dewi Perssik berjuang mulai dari bawah bahkan tidak ingin merepotkan ayahnya yang menjadi Polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *