Beginilah Kronologi Meninggalnya Aktor Robby Sugara yang Mengagetkan Banyak Orang

(Fimela.com)

Aktor gaek Robby Sugara meninggal dunia di usia 67 tahun, Kamis (13/6/2019) dini hari. Bintang film terjebak nostalgia itu mengembuskan napas terakhirnya akibat serangan jantung.

Putra bungsu Robby Sugara, Juan Bernard, menceritakan kronologi meninggalnya sang ayah.

“Kejadiannya Rabu (12/6/2019) pukul 23.00 WIB, Jadi lagi berkumpul di rumah kakak kami yang pertama, papi kena serangan jantung,” ucap Juan ditemui di Rumah Duka RS UKI, Jakarta Timur, Kamis (13/6/2019).

 

(Tribunnews.com)

 

‎”Kemudian, kami sekeluarga membawa papi ke Rumah Sakit Adhyaksa, Jakarta Timur untuk mendapatkan penanganan,” tambahnya.

Namun sayang nyawa Robby Sugara tak tertolong‎. Ia dinyatakan meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit.

“Pas sampai rumah sakit dan di IGD, papi tidak mendapatkan pertolongan. Katanya meninggal dunia di jalan,” ujar Juan Bernard.

Sesak dan Muntah

 

(Liputan6.com)

Anak perembuan Robby Sugara, Patricia Grace mengatakan, sebelum terkena serangan jantung ayahnya lebih dulu mengalami sesak di bagian dada. Tak hanya itu, Robby Sugara juga sempat muntah-muntah.

“Sebelum dibawa ke rumah sakit, papi memang sempat sesak napas dan sampai muntah-muntah. Cuma pas kami bawa ke rumah sakit, papi sudah tidak tertolong dan katanya terkena serangan jantung,” kata Patricia Grace.

Rencananya, jenazah Robby Sugara akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (14/6/2019) besok. Sebelum dimakamkan, keluarga akan melakukan ibadah pelepasan dan tutup peti.

 

 

Sebelumnya diketahui, aktor senior Robert Isaac Kaihena Sugara alias Robby Sugara dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 13 Juni 2019, dini hari. Sebelum meninggal, pria 68 tahun ini sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak napas. Diduga, aktor era 80-an ini meninggal dunia karena serangan jantung.

Serangan jantung seperti yang diduga dialami Robby Sugara bukan hal langka. Pria berusia di atas 45 tahun dan wanita di atas 55 tahun berisiko lebih tinggi mengalami penyakit ini.

Menurut Ferdinan, menantu Robby Sugara, mertuanya tidak memiliki riwayat penyakit jantung, namun pernah mengalami stroke ringan dan mengidap penyakit gula.

 

 

Menurut laman Mayo Clinic, serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat. Penyumbatan ini paling sering merupakan penumpukan lemak, kolesterol, dan zat-zat lain, yang membentuk plak di arteri. Plak bisa pecah dan membentuk gumpalan yang menghambat aliran darah. Aliran darah yang terganggu dapat merusak atau menghancurkan bagian dari otot jantung. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan kematian.

Meski dampaknya sangat fatal, banyak orang yang bisa selamat dari serangan jantung karena mendapatkan pertolongan dengan cepat. Salah satu gejala bahwa Anda terkena serangan jantung adalah sesak napas seperti yang dialami Robby Sugara.

Berbeda dengan maag, sesak napas karena gangguan jantung seperti tertekan dan tertindih hingga ke belakang. Kenapa bisa sesak napas? Sebab, jantung memompa darah sehingga dapat bersirkulasi ke jaringan tubuh serta mendapatkan oksigen dari paru-paru. Jika jantung Anda tidak dapat memompa darah dengan baik, seperti yang terjadi ketika serangan jantung, Anda bisa merasa sesak napas.

 

(Fimela.com)

 

Pada wanita, sesak napas kadang-kadang disertai dengan kelelahan yang tidak biasa, meskipun hanya melakukan aktivitas ringan. Sesak napas juga diiringi dengan keluarnya keringat dingin berlebihan.

Jika mengalami sesak napas yang serupa, jangan remehkan. Segera temui dokter untuk mendapatkan pertolongan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *