Copa America 2019: Kalah dari Kolombia, Messi Buang Peluang Emas Bersama Timnas Argentina

bola.net

Duel sengit Argentina dan Kolombia menghasilkan Copa America 2019 di Grup B diwarnai dengan kemenangan meyakinkan oleh Kolombia. Keseruan itu tersaji pada matchday pertama babak penyisihan di Grup B Copa America 2019, Sabtu (16/6/2019) petang waktu setempat

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Fonte Nova itu, Kolombia berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 2-0. Hasil ini untuk sementara membawa Kolombia memuncaki tabel klasemen Grup B Copa America 2019.

Ekspresi Lionel Messi saat pertandingan Argentina vs Kolombia pada babak penyisihan Grup B Copa America 2019 di Stadion Fonte Nova, 15 Juni 2019.
bolasport.com

Awal pertandingan diwarnai dengan strategi menekan yang dilakukan oleh Kolombia. Duel fisik antarpemain menjadi tidak terhindarkan. Pada 20 menit babak pertama saja, Kolombia sudah melakukan 6 pelanggaran, sementara Argentina 2 kali.

Namun begitu, justru Kolombia yang harus kehilangan pemainnya karena cedera. Menit ke-9, Luis Muriel terkapar setelah kakinya terjepit saat berebut bola dengan German Pezella. Setelah itu, permainan lebih banyak terjadi di bagian tengah lapangan. Baru pada menit ke-15, peluang emas tercipta bagi Kolombia.

twitter.com

Kans mencetak gol bagi La Tricolor didapat Roger Martinez. Mendapat umpan Radamel Falcao di dalam kotak penalti, sepakan jarak dekat Martinez masih melebar di sisi kanan gawang. Argentina kembali nyaris mendapat petaka saat penjaga gawang mereka, Franco Armani, memberi umpan tanggung kepada Nicolas Otamendi.

Beruntung, bek Manchester City menebus kesalahannya dengan menyapu bola keluar sebelum dimanfaatkan pemain lawan. Aksi Argentina memang tidak begitu banyak sepanjang babak pertama berlangsung. Tempo lambat serta jarak pemain yang jauh membuat serangan mereka mudah dipatahkan.

Lionel Messi bahkan beberapa kali turun untuk menjemput bola, meninggalkan Sergio Aguero yang terisolasi di ujung depan. Kans mencetak gol bagi La Tricolor didapat Roger Martinez. Mendapat umpan Radamel Falcao di dalam kotak penalti, sepakan jarak dekat Martinez masih melebar di sisi kanan gawang.

Argentina kembali nyaris mendapat petaka saat penjaga gawang mereka, Franco Armani, memberi umpan tanggung kepada Nicolas Otamendi. Beruntung, bek Manchester City menebus kesalahannya dengan menyapu bola keluar sebelum dimanfaatkan pemain lawan.

Hasil gambar untuk argentina
twitter.com

Aksi Argentina memang tidak begitu banyak sepanjang babak pertama berlangsung. Tempo lambat serta jarak pemain yang jauh membuat serangan mereka mudah dipatahkan. Lionel Messi bahkan beberapa kali turun untuk menjemput bola, meninggalkan Sergio Aguero yang terisolasi di ujung depan.

Serangan La Albiceleste baru terlihat trengginas pada babak kedua. Dimotori Leandro Paredes dan Rodrigo de Paul, yang masuk menggantikan Angel di Maria, Argentina mulai memberikan ancaman ke gawang Kolombia.

Menit ke-59, tendangan voli Paredes hampir membuat suporter timnya bersorak. Hanya, David Ospina masih dapat menepis bola keluar. Tim Tango kembali hampir memecah kebuntuan. Kali ini giliran Messi yang menjadi lakonnya. Menyongsong bola tepisan Ospina, Messi berniat menyundul bola dekat di depan gawang.

La Pulga sejatinya tidak terkawal, akan tetapi tandukannya tidak akurat, bola bergerak menyamping dari gawang. Tak kunjung mencetak gol, Argentina dihukum dengan gol spektakuler dari striker pengganti tim lawan, Roger Martinez.

Menerima umpan lambung jauh di sayap kiri, Martinez melakukan tusukan, menyisir garis luar kotak penalti Argentina, lalu menyepak bola ke arah tiang jauh. Gol, Kolombia memimpin. Keputusan pelatih Kolombia, Carlos Queiroz, melakukan penyegaran di lini depan juga berbuah manis. Masuk sebagai pengganti, Duvan Zapata, sukses menggandakan keunggulan timnya.

Hasil gambar untuk argentina
sindonews.com

Striker tangguh Atalanta itu mengirimkan bola dari tengah lapangan menuju Roger Martinez yang diteruskan Jefferson Lerma dengan akselerasi di sayap kiri. Saat Lerma mengirimkan umpan silang ke depan gawang, Zapata sudah berada di depan gawang untuk menyarangkan bola ke gawang Argentina.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, keunggulan 2-0 Kolombia atas Argentina tidak berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *