Soal Ribuan Aset yang Belum Dikembalikan, Menpora Akhirnya Ambil Tindakan Ini ke Roy Suryo

Menpora Imam Nahrawi mencabut gugatan atas Roy Suryo terkait ribuan aset negara yang belum dikembalikan. Atas pencabutan gugatan itu, Roy Suryo bersyukur. Begini penjelasan dari Roy Suryo.

Imam terlibat selilsih paham dengan Roy Suryo pada 2018 lalu. Mantan Menpora itu kembali ditagih untuk mengembalikan aset oleh Kemenpora. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya yang didaftar ada 3.226 item dalam surat yang dilayangkan ke Roy.

Tagihan itu tertuang dalam surat bernomor 5-2-3/SET.BIII/V/2018 dan dibuat pada 1 Mei 2018. Surat untuk Roy itu guna menindaklanjuti pemeriksaan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang hasilnya menemukan ada 3.226 unit barang yang belum dikembalikan. Pihak Roy Suryo pun keberatan.

“Jelas-jelas bukti yang kami minta nggak ada. Dia hanya kasih sama kami daftar list barang belanja Kemenpora. Kami nggak butuh daftar list belanja Kemenpora, kami butuh bukti Roy Suryo menerima barang-barang tersebut,” ujar Kuasa Hukum Roy Suryo, Tigor Simatupang pada Oktober 2018 lalu.

Lama tidak terdengar kabarnya, kasus ini ternyata berlanjut ke meja hijau. Kemenpora mengajukan gugatan ke PN Jaksel. Namun, belakangan gugatan itu ternyata dicabut,

“Gugatan itu dicabut oleh penggugatnya,” kata humas PN Jaksel, Achmad Guntur saat dihubungi detikcom, Selasa (18/6/2019).

Roy mengaku bersyukur gugatan itu telah dicabut.

“Meski saya benar-benar telah menjadi korban (yang sangat keji), namun saya memaafkan semua pihak yang terlibat termasuk para pembully,” kata Roy dalam WA ke wartawan.

Kabar pencabutan gugatan itu disampaikan Roy Suryo melalui akun Twitter pribadinya, KRMTRoySuryo2. Politikus Partai Demokrat itu juga mengunggah salinan putusan dari pengadilan terkait gugatan perkara perdata tersebut.

Unggahan Roy Suryo soal gugatan yang dicabut Menpora Imam Nahrawi. (Twitter)
(twitter.com)

“Masih ingat apa-apa yang pernah “dituduhkan” tahun lalu soal 3.226 barang2 yg (katanya) masih “terbawa” oleh saya waktu itu?,” kata Roy seperti dikutip SUARA.COM, Selasa (18/6/2019).

“PN Jakarta Selatan melalui Putusan Nomor 411/Pdt.g/2019/PNJkt.Sel telah membuat Keputusan Pencabutan Perkara tsb dan Kemenpora harus membayar biaya perkara,” kicau Roy.

(Suara.com)

Dia mengatakan, jika putusan pencabutan gugatan itu sudah berkekuatan hukum tetap.

“Dari pada cuma jadi opini sesat (hoax), maka hal tersebut harus diputus di pengadilan, Alhamdulillah sudah Inckracht,” cuit Roy.

(kabar24.bisnis.com)

“Meski saya benar-benar telah menjadi korban (yang sangat keji), Namun saya memaafkan semua pihak yang terlibat termasuk para Pembully, Ingat khan, Gusti Allah SWT Tidak Sare.”

Untuk diketahui, polemik antara Roy Suryo dengan Kemenpora bermula saat surat Kemenpora yang bernomor 5.2.3/SET.BIII/V/2018 beredar di media sosial. Dalam surat itu, tertulis adanya permintaan kepada Roy Suryo untuk mengembalikan BMN yang sempat digunakan kala dirinya masih menjabat Menpora. Total, Kemenpora meminta Roy Suryo mengembalikan 3.226 unit barang senilai miliaran rupiah.

(Tribunnews.com)

Hal itu dilakukan demi mematuhi amanat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai bentuk inventarisasi agar akuntabilitas pengelolaan BMN Kemenpora dapat dipertanggungjawabkan sesuai undang-undang. Namun, Roy Suryo sebelumnya bersikeras menyatakan sudah mengembalikan barang milik negara. Karena merasa difitnah, dia pun berencana melakukan somasi Kemenpora.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *