Siswa SD Negeri di Gunung Kidul Ini Diwajibkan Berseragam Muslim, Begini Penjelasan Kepala Sekolah!

Sekolah Dasar Negeri Karangtengah III Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta diketahui mengeluarkan surat edaran yang berisi kewajiban siswa-siswi mengenakan seragam Muslim. Surat edaran tersebut sebelumnya geger di media sosial Facebook. Bagaimana keterangan dari pihak sekolah?

Sekolah Dasar Negeri Karangtengah 3, Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, mengeluarkan surat edaran saat penerimaan siswa didik baru tahun 2019/2020 terkait kewajiban mengenakan seragam Muslim untuk para siswa. Surat yang ditandatangani kepala sekolah Puji Astuti tertanggal 18 Juni 2019 itu memuat keputusan hasil rapat sekolah.

4 poin penting

(harianjogja.com)

Surat itu memuat empat hal yang menjadi poin penting. Pertama, pada tahun pelajaran 2019/2020, siswa baru kelas I diwajibkan memakai seragam Muslim. Kedua, siswa kelas II-IV belum diwajibkan berganti seragam Musilm.

Ketiga, pada tahun 2020/2022, semua siswa wajib berpakaian Muslim. Poin keempat, dalam surat tersebut juga diperjelas dengan contoh gambar seragam yang wajib dikenakan oleh siswa di SD tersebut.

(harianjogja.com)

Surat itu juga menyertakan contoh gambar seragam Muslim. Terdapat dua contoh seragam, yakni putih merah dan Pramuka. Murid laki-laki menggunakan baju lengan panjang dan celana panjang, sedangkan murid perempuan menggunakan rok panjang, baju lengan panjang, dan jilbab.

Keterangan kepala sekolah

Kepala Sekolah SD Karangtengah III Pujiastuti saat ditemui di kantornya Selasa (25/6/2019)
(kompas.com)

Keberadaan surat edaran ini pun dibenarkan oleh Kepala Sekolah SD Karangtengah, menurut informasi dari Kompas.com.

“Iya kami yang membuat (surat tersebut),” kata Kepala Sekolah SD Karangtengah 3 Pujiastuti, di kantornya Selasa (25/6/2019). Menurut dia, surat itu dibuat oleh dirinya bersama guru lain.

Kebijakan tersebut diambil karena semua siswa di sekolah tersebut beragama Islam. Pihaknya mengakui dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunung Kidul.

Hasil gambar untuk Sekolah Dasar Negeri Karangtengah 3

“Mengakui mas, akan kami revisi. Pembuatan (surat edaran baru) semalam. Insya Allah besok jam 08.00 kami kumpulkan lagi (wali murid). Kami cabut suratnya,” ucapnya.

“Tidak ada niatan kami untuk mendiskreditkan agama lain,” katanya. Surat edaran kepala sekolah SD Karangtengah 3 menjadi viral di media sosial.

Terdapat kesalahan teks

Hasil gambar untuk anak sd
(pegipegi.com)

Sementara itu,  Kepala Disdikpora Kabupaten Gunung Kidul Bahron Rasyid mengatakan terdapat kesalahan teks atau redaksional dalam surat edaran dan pihak sekolah akan meralatnya. Bentuk ralatnya adalah seragam muslim dianjurkan bagi siswa yang beragama Islam.

Hasil gambar untuk anak sd
(dakwatuna)

Kesalahan teks atau redaksional surat edaran sekolah menurut dia biasa saja dan bisa menimpa siapa pun. Pihak sekolah akan segera meralat dan mengirimkannya kembali kepada wali murid. Dia menyebutkan tidak salah seorang guru mengarahkan siswanya agar berpakaian sebagaimana agama yang dianjurkan.

Viral di media sosial

Hasil gambar untuk ilustrasi media sosial
(tribunnews.com)

Sebelumnya, surat edaran ini muncul di media sosial Facebook. Seorang keluarga siswa mengunggah surat itu dan memprotesnya sebagai bentuk praktek intoleransi.

“Surat edaran tersebut sungguh mampu menghancurkan harapannya agar kebhinekaan terjaga. Ini sekolah negeri di salah satu wilayah Indonesia,” kata Rini dalam postingannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *