Bukan dari Kader Demokrat, Ferdinand Hutahaean Usul Nama Partai Lain untuk Isi Kursi Menteri

Siapa yang mengisi kursi menteri kian hangat menjadi bahan perbincangan. Masing-masing kader partai dan politisi juga turut mengusulkan kiranya siapa yang pantas mengisi posisi menteri yang akan membantu Jokowi di periode keduanya. Salah satunya politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean yang mengusulkan sebuah nama dari partai lain.

Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyebut Sekjen PPP Arsul Sani memiliki kans untuk menjadi salah satu menteri di era Jokowi – Maruf Amin.

Peluang itu, kata Ferdinand, semakin terbuka lantaran eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy yang dinilai dekat dengan Jokowi, kini masih mendekam ditahanan akibat kasus suap.

Image result for Ferdinand Hutahaean
merdeka.com

Hal itu disampaikan Ferdinand melalui akun Twitter pribadi miliknya @FerdinandHaean2.

“Kanda @arsul_sani paling berpeluang jadi menteri dari PPP karena Ketumnya sedang pesakitan,” cuit Ferdinand dikutip Suara.com, Rabu (3/7/2019).

Related image
sinarharapan.co

Ferdinand kemudian mengusulkan agar Arsul menjabat sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

“Kanda jadi menteri UMKM saja kanda,” sambungnya.

Sebelumnya Arsul Sani berbicara terkait peluang menteri muda dalam kabinet Jokowi di periode kedua.

Arsul menilai, faktor usia bukan hal utama dalam pemilihan menteri. Melainkan harus dilihat dari kemampuan dan pengalamannya.

suara.com

“Tentu pertanyaannya apakah sudah punya pengalaman memimpin sebuah organisasi publik seperti kementerian dan lembaga yang besar, itu kan soal lain,” kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (2/7/2019).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertemu dengan pimpinan partai politik (parpol) Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Meski begitu, belum ada kepastian waktu dan tempat pertemuan tersebut.

“Kapan hari atau tanggalnya, tentu nanti akan diberitahukan kemudian. Karena bukan hanya Pak Jokowi, begitu banyak tugas sebagai kepala pemerintahan, tapi para ketua partai punya jadwal yang sudah terjadwal,” kata Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani.

Jokowi Bakal Gelar Pertemuan dengan Pimpinan Parpol Koalisi
beritasatu.com

Hal itu disampaikan Arsul setelah pertemuan Tim Kampanye Nasional (TKN) dan Tim Kampanye Daerah (TKD) bersama Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/7/2019) malam. Sebelumnya pada Senin (1/7/2019), Tim Hukum yang bersilaturahmi dengan Jokowi.

Image result for arsul sani
tribunnews.com

Untuk diketahui, partai yang tergabung dalam KIK yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, PKB, PPP, Partai Nasdem, Partai Hanura, PSI, PKPI, PBB, dan Perindo. “Setelah pertemuan dengan Tim Hukum, dengan TKD, kemudian akan disusul dengan pimpinan parpol dalam waktu dekat,” ucap Asrul Sani.

Untuk diketahui, Asrul Sani kerap membantu Jokowi di Pilpres 2019. Saat itu, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Maruf.

Asrul juga menjadi tim hukum Jokowi – Ma’ruf saat menjadi pihak terkait sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *