Tak Terduga, Komnas HAM Pastikan 10 Video Rusuh 22 Mei Terbukti Lakukan Pelanggaran Ini

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM menyatakan sudah menganalisa sepuluh video rusuh 22 Mei 2019 di Jakarta lalu. Selain itu, Komnas HAM juga menemukan bukti signifikan tentang dugaan pelanggaran HAM oleh aparat keamanan.

“Hasilnya mengarah adanya dugaan pelanggaran HAM,” ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam pada dihubungi pada Jumat, 5 Juni 2019, seperti yang dilansir dari tempo.co.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam. TEMPO/Ijar Karim
(tempo)

Menurut Choirul, rekaman video tersebut sudah terkonfirmasi kebenarannya, termasuk lokasi kejadiannya dan orang-orang yang terekam dalam video tersebut. Sepuluh video tersebut bagian dari puluhan video russuh 22 Mei yang diterima Komnas HAM.

“TKP-nya kami sudah tahu, orang-orang yang ada di dalamnya kami juga sudah tahu.”

Hasil gambar untuk Choirul Anam komnas ham
(palu.tribunnews.com)

Dia menuturkan temuan ini memberikan hasil yang cukup signifikan dalam pengungkapan kasus rusuh 22 Mei. Komnas HAM pun masih terus menganalisa video lainnya.

Salah satu video yang dinyatakan terdapat bukti pelanggaran HAM berupa tindakan Excessive Force atau menggunakan kekerasan yang berlebihan oleh Kepolisian adalah ketika personil Brimob menggebuki warga secara brutal di kawasan Kampung Bali, Jakarta Pusat. Rekaman tersebut juga viral di media sosial.

Akan segera rilis hasil investigasi yang dilakukan oleh Komnas HAM

Hasil gambar untuk Choirul Anam komnas ham
(Twitter)

Chorul juga mengatakan Komnas HAM menargetkan bulan ini pengungkapan pelanggaran HAM dalam rusuh 22 Mei bisa dilakukan.

“Bulan ini kami akan rilis, nanti hasilnya berupa rekomendasi,” ujarnya.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM) mengupayakan untuk segera merilis hasil investigasi mereka terkait kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta.

“Belum dijadwal, tapi kita upayakan secepatnya,” ungkap Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, seperti yang dilansir dari Kompas.com, Jumat (5/7).

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik
(kompas)

Sejauh ini, kata Taufan, pihaknya masih mendalami peristiwa tersebut. Banyaknya bukti menjadi kendala yang mereka alami.

Investigasi yang dilakukan Komnas HAM berbeda dengan Polri

Hasil gambar untuk komnas ham
(Twitter)

Ia menuturkan bahwa investigasi yang dilakukan Komnas HAM berbeda dengan yang dilakukan oleh Polri. Komnas HAM, katanya, menginvestigasi terkait aspek hak asasi manusia dalam penanganan peristiwa tersebut. Sementara, Kepolisian mendalami dari segi penegakan hukum.

“Kami lebih menekankan kepada aspek prosedur dan standar hak asasi manusia di dalam penanganan peristiwa 21-22 Mei, sementara polisi lebih fokus kepada penyelidikan dan penyidikan perkara serta penegakan hukum kepada pelaku yang melanggar hukum pidana,” ujarnya.

1 thought on “Tak Terduga, Komnas HAM Pastikan 10 Video Rusuh 22 Mei Terbukti Lakukan Pelanggaran Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *