Akhirnya! Ratusan Pencari Suaka di Kebon Sirih Siap Diangkut Transjakarta, Imigran: Saya Terima

(cnnindonesia.com)

Kamis, (11/7), ratusan imigran dari beberapa negara di Kebon Sirih, Jakarta Pusat diangkut menggunakan bus Transjakarta. Terdapat empat bus transjakarta yang akan memboyong mereka ke tempat penampungan sementara. Para pencari suaka itu pun menyambut baik tindakan ini.

Sebanyak empat bus Transjakarta rencananya akan dipergunakan untuk mengangkut para pencari suaka yang berunjuk rasa dan mendirikan tenda di depan kantor Badan Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Hasil gambar untuk imigran kebon sirih
(suara.com)

Keempat bus itu parkir di tepi jalan kawasan Kebon Sirih sekitar pukul 13.10 WIB, namun karena menghalangi arus lalu-lintas maka bus-bus itu hanya berhenti sebentar.

“Ada bus Transjakarta yang disiapkan, tapi hingga belum ada kejelasan mereka mau dibawa ke mana. Instruksi belum ada,” kata Indarto, Lurah Kebon Sirih saat ditemui di lokasi, Kamis (11/7/2019).

Rencana pemindahan disambut baik

Salah satu imigran asal Afghanistan, Ali Jafari. (Suara.com/Fakhri)
(suara.com)

Sementara itu, rencana pemindahan para imigran yang tinggal di trotoar Jalan Kebon Sirih tersebut disambut baik. Kebijakan tersebut dianggap para imigran akan memberikan rasa aman dan nyaman selama berada di Indonesia.

Salah satu imigran asal Afghanistan, Ali Jafari mengatakan ia dan rekannya akan menerima rencana pemindahan tersebut. Ia sudah menunggu adanya tempat penampungan imigran sejak dua tahun hidup di jalanan.

“Ya tentu bagus itu, saya dan teman pasti terima,” ujar Ali.

Hasil gambar untuk imigran kebon sirih
(liputan6.com)

Selama ini Ali kesulitan untuk mendapatkan makanan dan tempat untuk tidur. Menurutnya dengan dipindahnya para imigran ke Islamic Center akan membuat kebutuhannya tercukupi karena difasilitasi konsumsi dan tempat tinggal layak.

“Katanya ada makan sama tempat untuk tidur, saya rasa cukup untuk sehari-hari,” jelas Ali.

Sementara itu, Ikma, seorang pengungsi asal Utopia mengatakan akan mematuhi aturan jika memang nanti diangkut ke lokasi penampungan sementara di Jakarta Islamic Center.

“Iya, saya mau ikut kalau memang akan dipindahkan ke Islamic Center,” kata Ikma, dilansir dari Suara.com.

Salah satu imigran asal Afghanistan, Ali Jafari. (Suara.com/Fakhri)
(suara.com)

Ratusan pencari suaka yang berunjuk rasa dan menetap di trotoar Kebun Sirih, ini membutuhkan makanan.

“Tak ada sarapan. Kami hanya dapat makanan saat siang dan malam,” kata Talib Hussain, pencari suaka asal Afganistan di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis.

Menurut informasi dari Suara.com, Talib menuturkan selama ini bantuan makanan diperoleh dari donasi masyarakat sekitar. Dia berharap UNHCR dapat memberikan kejelasan tentang nasib mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *