Briefing Malam (11/7): Hakim Vonis Ratna Sarumpaet 2 Tahun Penjara, Jadi Tersangka, Polisi Tangkap Galih Ginanjar, Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Solo

Detik.com

Apa kamu belum sempat membaca berita hari ini? Jangan khawatir kami rangkumkan Top 3 Briefing Malam hari ini, Kamis (11/7/2019).

Dari dunia kriminal, Ratna Sarumpaet divonis 2 tahun penjara. Sedangkan yang viral hari ini yakni sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi tabrak lari sebuah mobil terhadap pemotor hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Sementara dari dunia hiburan yang juga masih terkait kasus hukum, polisi menjemput tersangka Galih Ginanjar di hotel.

Untuk berita lebih lengkapnya, simak rangkuman di bawah ini.

Ratna Sarumpaet divonis dua tahun penjara

Majelis Hakim PN Jakarta Pusat yang diketuai Hakim Joni menjatuhkan vonis dua tahun penjara. Ratna Sarumpaet terbukti bersalah menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan dirinya.

Hasil gambar untuk ratna sarumpaet divonis

Pendukung Prabowo-Sandiaga itu dinilai Hakim terbukti menyebabkan keonaran dengan menyebarkan cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak. Ratna mengaku menjadi korban penganiayaan.

Padahal wajah lebam dan bengkak Ratna merupakan dampak dari tindakan medis operasi perbaikan muka (Facelit) atau pengencangan kulit di RS Bina Estetika pada September 2018.

Foto itu kemudian menyebar dan akhirnya viral hingga polisi turun tangan melakukan penyelidikan terhadap pelaku penganiayaan yang diakui Ratna terjadi di Bandung, Jawa Barat.

Namun justru hal itu yang mengungkap adanya kebohongan yang direncanakan oleh Ratna Sarumpaet.

Polisi jemput Galih Ginanjar di sebuah hotel

Galih Ginanjar ditetapkan sebagai tersangka kasus ‘ikan asin’ hari ini, Kamis (11/7). Bersama Galih, penyidik juga menetapkan Pablo Benua, Rey Utami tersangka kasus yang sama.
Hasil gambar untuk galih ginanjar ditangkap

Galih kemudian ditangkap di sebuah hotel di kawasan Jakarta Selatan pada pukul 04.00 WIB. Dalam penangkapan itu Galih bahkan sempat mengecoh petugas dengan mengaku sedang keluar mencari makan. Namun ternyata Galih berada di dalam kamar.

Pengacara Galih menyangkal kliennya sengaja menginap di hotel untuk kabur. Galih mengaku sengaja menginap di hotel untuk menghindari wartawan.

Sementara hari ini Polisi juga melakukan penahanan terhadap Pablo Benua dan istrinya Rey Utami. Penahanan dilakukan setelah keduanya menjalani pemeriksaan sejak kemarin (10/7).

Polisi juga melakukan penggeledakan di rumah Rey Utami untuk mencari barang bukti. Namun petugas tidak menemukan kamera yang digunakan Rey Utami untuk membuat konten Mulut Sampah, melainkan menemukan banyak STNK mobil.

Polisi buru pelaku tabrak lari di Overpass Manahan, Solo

Polresta Surakarta mengatakan sudah mengantongi identitas mobil yang tabrak lari terhadap pemotor Retnoning Tri (54) hingga tewas.

Berbekal informasi dari pemeriksaan terhadap 12 CCTV, polisi bahkan mulai melakukan pengejaran terhadap pelaku, Namun demikian polisi minta pelaku menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku bisa diancam hukuman hingga 6 tahun penjara.

Hasil gambar untuk tabrak lari solo

Retno Ning menjadi korban tabrak lari usai mengantarkan anaknya Harry Setiawan ke Terminal Tirtonadi. Video itu menjadi viral kini meski kejadiannya sudah lewat 10 hari lalu.

Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Itu tadi rangkuman Top 3 Briefing Malam hari ini. Mana yang paling menarik menurutmu? Tulis di kolom komentar ya! Ikuti #Briefing Pagi dan #Briefing Malam untuk terus mendapatkan rangkuman berita terpopuler!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *