Pelaku Tabrak Lari di Solo Hingga Tewas, Polisi Kejar Penabrak Hingga Cek 12 CCTV, Nah Kan…

Viral di media sosial kecelakaan maut yang terjadi di sebuah jalan layang di Solol. Retnoning Tri (54) yang merupakan warga Slembaran RT 03 RW 03, Serengan, Solo jadi korban tabrak lari. Kini, polisi sudah berhasil mengantongin identitas pelaku berbekal 12 CCTV yang telah dicek pihak berwajib.

Polisi masih mengejar pelaku tabrak lari terhadap Retnoning Tri (54) hingga tewas di Overpass Solo, Senin (1/7) dini hari. Sebanyak 12 CCTV diperiksa untuk mengungkap pelakunya.

“Masih kita selidiki berdasarkan pantauan 12 CCTV di sekitar lokasi dan sepanjang Jalan Adi Sucipto,” kata Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Busroni saat ditemui di kantornya, Kamis (11/7/2019), seperti yang dilansir dari detik.com.

(detik,.com)

Menurutnya, polisi sudah mendapatkan data mengenai mobil yang menabrak korban bernama Retnoning Tri (54) itu. Namun dia masih enggan membeberkannya.

“Sudah kami identifikasi kendaraannya. Namun belum bisa kami publikasikan untuk alasan penyelidikan,” ujar dia.

Busroni memastikan terus mengejar pelaku sampai tertangkap. Menurutnya, penangkapan hanya tinggal menunggu waktu.

(detik,.com)

Di sisi lain, keluarga mengaku sudah ikhlas dengan meninggalnya Retnoning. Namun pelaku diminta beritikad baik dengan datang ke rumah korban.

“Kami sudah ikhlas dengan kepergian ibu. Tapi saya harap pelakunya beritikad baik datang ke rumah dan meminta maaf,” kata anak korban, Harry Setiawan, seperti yang dilansir dari detik.com, Kamis (11/7/2019).

tribunnews.com

Harry bercerita, bahwa peristiwa itu terjadi saat ibunya dalam perjalanan pulang dari mengantarkannya ke Terminal Tirtonadi, Solo.

Harry yang bekerja di Kudus memang biasa berangkat lewat Terminal Tirtonadi waktu dini hari. Jika biasanya dia berangkat naik ojek, saat itu justru ibunya yang menawarkan diri mengantar ke terminal.

“Saya berangkat sekitar pukul 02.00 WIB. Biasanya naik ojek, tapi saat itu ibu saya sendiri yang ingin mengantarkan saya,” kata Harry saat dihubungi detikcom, Kamis (11/7/2019).

Setelah naik bus menuju Kudus, sekitar pukul 02.30 WIB dia mendapatkan telepon dari keluarga bahwa ibunya menjadi korban tabrakan. Harry yang sudah sampai Boyolali, memutuskan kembali ke Solo.

“Saya langsung turun dari bus dan naik ojek kembali ke Solo. Langsung ke RS Kasih Ibu,” ujar dia.

Menurutnya, Retno mengalami luka serius di bagian kaki dan kepala. Di kakinya, terdapat sedikitnya enam titik yang patah akibat tabrakan.

Selama di RS, sang ibu memberikan beberapa pesan kepada Harry. Salah satunya agar Harry menjaga adiknya, Roy Wira Aryono.

Keluarga mengaku sudah ikhlas dengan meninggalnya Retnoning. Namun pelaku diminta beritikad baik dengan datang ke rumah korban.

“Kami sudah ikhlas dengan kepergian ibu. Tapi saya harap pelakunya beritikad baik datang ke rumah dan meminta maaf,” kata anak korban, Harry Setiawan saat dihubungi detikcom, Senin (11/7).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *