Mengejutkan! Rey Utami-Pablo Unggah Konten Ini di YouTube, Polisi Buka Penyelidikan Baru

(detik.com)

Buntut dari kasusĀ  video ‘ikan asin’ terus bergulir setelah Fairuz A Rafiq melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar, ke Polda Metro Jaya. Selain Galih, pemilik akun YouTube Rey Utami & Benua juga ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh polisi. Ternyata, di akun YouTuber tersebut terdapat unsur pornografi.

Selain konten video ‘ikan asin’ yang ada di akun YouTube milik pasangan Rey Utami dan Pablo Benua, polisi saat ini sedang menyelidiki konten-konten lain yang ada di akun YouTube kedua tersangka itu. Polisi menduga konten di akun YouTube mereka mengandung unsur pornografi.

(Kumparan.com)

“Karena kita temukan di konten YouTube Rey Utami dan Pablo itu ada indikasi video pornografi dan asusila. Sekarang masih kita lakukan penyelidikan di kasus itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/7/2019), seperti yang dilansir dari detik.com.

(detik.com)

Diketahui, polisi sejauh ini baru menyelidiki video ‘ikan asin’ yang dilaporkan Fairuz A Rafiq. Video itu pun juga diduga mengandung unsur pornografi. Video-video lain milik pasangan itu seperti bertajuk ‘Mulut Sampah’ kita sedang dibidik oleh polisi.

“(Video ikan asin) seperti mengandung unsur keasusilaan, pornografi dan pencemaran nama baik. Diketahui korban 15 Juni korban tahu ada akun YouTube judul Galih Ginanjar masa lalu,” ungkap Argo.

suara.com

Sementara itu, polisi menangkap tersangka kasus ‘ikan asin’ Rey Utami-Pablo Benua dan masih diperiksa hingga saat ini. Kedua pasangan itu ditangkap dengan alasan menghilangkan barang bukti.

(detik.com)

“Kenapa kita lakukan penangkapan (ke Rey Utami dan Pablo Benua) karena itu menghilangkan barang bukti,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Argo mengungkapkan, saat proses pemeriksaan Rey dan Pablo masih berlangsung semalam, polisi bergerak ke rumah pasangan itu untuk melakukan penggeledahan. Namun polisi tidak menemukan barang bukti apa pun di rumah kedua tersangka.

“Setelah kita geledah, rumahnya bersih. Artinya, seperti yang digunakan untuk melakukan perekaman, ada beberapa kamera, flashdisk, sudah nggak ada di sana,” ungkap Argo.

Lebih lanjut, Argo menyebut belum lama ini Rey Utami pernah membuat laporan polisi terkait kameranya yang hilang. Meski begitu, polisi saat ini masih menyelidiki apakah laporan yang dibuat Rey adalah laporan asli atau fiktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *