Janggal! Curigai Temuan Puluhan STNK di Rumah Rey Utami-Benua, Polisi Dalami Penyidikan

tabloidbintang.com

Di tengah penyidikan kasus ‘ikan asin’, polisi mendapatkan temuan mengejutkan di rumah pasangan YouTuber Rey Utami-Pablo Benua. Bukannya menemukan barang bukti terkait video tersebut, Polisi malah menemukan puluhan STNK di rumah Rey dan Benua. Menjadi sebuah hal yang janggal, Polisi akhirnya mencoba mendalami barang temuannya tersebut.

Sebelumnya dari hasil penggeledahan yang dilakukan tim Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di rumah Rey dan Benua di Sentul, Bogor. Polisi justru menemukan puluhan STNK kendaraan bermotor disana.

Polisi mengatakan puluhan STNK di dari rumah Rey Utami dan Pablo Benua masih dalam proses pemeriksaan. Puluhan STNK telah disita polisi saat penggeledahan dan kini diamankan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya.

(tribunnews.com)

“Barang masih di Krimsus,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Jumat (12/7/2019).

Argo menjelaskan penyidik sedang menanyakan pada Rey dan Pablo terkait keberadaan puluhan STNK.

(grid.id)

“Barang bukti STNK dan barang bukti hasil geledah sedang ditanyakan dalam pemeriksaan yang masih berlangsung,” ucap Argo.

Rey Utami dan Pablo Benua resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus ITE. Keduanya ditangkap setelah pemeriksaan pada Rabu (10/7) hingga Kamis (11/7) dini hari.

(liputan6.com)

Keduanya diperiksa sebagai tersangka karena video ‘ikan asin’. Polisi lalu melakukan penggeledahan ke rumah Rey Utami dan Pablo Benua di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Kasus ‘ikan asin’ ini bergulir setelah Fairuz A Rafiq melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar, ke Polda Metro Jaya. Galih dilaporkan karena menyinggungnya dalam sebuah wawancara di channel YouTube Rey dan Benua.

Suara

Polisi menangkap Rey dan Benua karena keduanya menghilangkan barang bukti. Selama diperiksa, Rey dan Benua juga tidak kooperatif dengan penyidik.

“Kenapa kita lakukan penangkapan (terhadap Rey Utami dan Pablo Benua), karena itu menghilangkan barang bukti,” kata Argo.

(liputan6.com)

Setelah, polisi menemukan puluhan lembar surat tanda nomor kendaraan (STNK). Terungkap fakta baru bahwa Pablo pernah dilaporkan terkait dugaan penipuan dan penggelapan mobil.

idntimes.com

Di tengah kasus ‘ikan asin’, Benua juga harus berhadapan dengan kasus lain. Dia pernah dilaporkan terkait dugaan penipuan dan penggelapan mobil. Polisi memastikan kasus ini masih ditangani polisi.

“Polisi juga menerima laporan pada tanggal 26 Februari 2018 tentang penipuan dan penggelapan mobil dengan terlapor Pablo Benua,” jelas Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/7).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *