Kasus Rekonsiliasi vs Habib Rizieq, Pengamat Ini Malah Sarankan Dahnil Temui Moeldoko

tribunnews.com

Hubungan Mantan Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko makin panas setelah membahas terkait kepulangan untuk Habib Rizieq Shihab. Pemerhati politik, Faizal Assegaf pun meminta keduanya untuk melakukan pertemuan mengenai hal ini.

Dimana, Dahnil saat itu mengatakan bahwa salah satu syarat rekonsiliasi Prabowo Subianto dan Joko Widodo yakni Memulangkan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air.

“Sebaiknya kalian undang pak @Dr_Moeldoko berdialog, jangan saling melempar isu untuk membuat kegaduhan. Tunjukan bahwa kalian orang-orang terpelajar, toh pak Moel orangnya sangat demokratis dan elegan!” Tulis @faizalassegaf di Twitter, seperti yang dilansir dari AKURAT.CO, Jumat (12/7).

Image
(akurat)

Sebelumnya, Dahnil Anzar Simanjuntak tampak berang dengan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang bersedia membelikan tiket pulang untuk Habib Rizieq Shihab.

Dahnil menilai Moeldoko telah meremehkan Habib Rizieq. Padahal tokoh-tokoh Indonesia tengah memulihkan kondisi Indonesia pasca gelaran Pemilu 2019.

“Saya sayangkan,pejabat Publik seperti Pak Moeldoko masih menggunakan narasi meremehkan ketika menanggapi permintaan saya terkait Habib Rizieq, saya tahu persis padahal kita semua termasuk Pak @prabowo Pak @jokowi Pak @Pak_JK sedang berusaha melakukan “healing” dan mengembalikan keguyuban nasional,” tulis Dahnil lewta Twitter dikutip AKURAT.CO, Jumat (12/7).

Selain itu, Dahnil menyebut Habib Rizieq bukan tak mau pulang, melainkan tidak bisa pulang.

“Masalahnya adalah Habib itu bukan tidak mau pulang, tapi tidak bisa pulang. Kenapa? karena saya sering menyebutnya sebagai faktor X, faktor X itu bisa merobohkan portal yang menghambat Habib Rizieq pulang itu pemerintah sendiri, jadi makanya sebenarnya bolanya yang bisa membuka pintu Habib Rizieq pulang itu di pemerintah sendiri,” kata Dahnil kepada wartawan, Selasa (10/7) malam.

Dahnil kemudian bicara ‘portal’ yang menghalangi Habib Rizieq untuk pulang ke Indonesia. Menurut Dahnil, ‘portal’ itu hanya bisa dibuka oleh pemerintah.

“Itu portal di tangan pemerintah, Habib itu nggak bisa keluar dari Arab Saudi, tentu itu ada…”

“Kita nggak tahu apa komunikasi pemerintah Indonesia dengan pemerintah Arab Saudi, itulah yang kita harapkan dibuka pemerintah Indonesia sehingga Habib bisa kembali ke sini, bisa kembali dengan umat berdakwah,” ujar dia, seperti yang dilansir dari detik.com.

Sebelumnya, Moeldoko heran atas pernyataan membawa pulang Rizieq sebagai syarat rekonsiliasi. Dia pun menyarankan Rizieq sebaiknya pulang sendiri ke Indonesia.

“Pergi, pergi sendiri, kok kita ribut mau mulangin, kan gitu,” kata Moeldoko saat ditemui di Istana Bogor, Selasa (9/7).

“Ya pulang sendiri saja, nggak beli tiket, baru gua beliin,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *