Bakal Kembali Jadi Ketum PKB Lewat Aklamasi, Ada yang Berani Lawan Cak Imin?

pinterpolitik

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjabat sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2014-2019. Kala itu, dia dipilih secara aklamasi karena dinilai berhasil menaikkan perolehan suara PKB menjadi 9,04 persen. Muktamar PKB 2019 mendatang, Sejauh ini nama calon kandidat ketua umum yang santer maju baru Cak Imin. Apakah kejadian tahun 2014 akan terulang?

PKB akan menggelar muktamar pada 20 Agustus 2019. DPP PKB menyebut adanya kemungkinan pemilihan ketum dilakukan secara aklamas

“Kalau hanya Muhaimin Iskandar calonnya maka akan dinyatakan aklamasi,” kata Ketua DPP PKB Lukman Edy di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (12/7).

Lukman mengaku sejauh ini belum ada kader PKB yang ingin maju sebagai kandidat calon ketua umum. Namun, dia tak memungkiri apabila pada penyelenggaraan muktamar nanti bisa saja ada kader PKB yang maju melawan Cak Imin. “Kan belum dibuka muktamarnya,” ucapnya

Di samping itu, Lukman juga memaparkan mekanisme pemilihan ketua umum di PKB. Mereka yang punya hak suara di muktamar adalah para ketua DPW dan DPC.

“Satu cabang satu suara, satu DPW satu suara. Jadi sekitar 560 cabang ditambah dengan 34 jadi sekitar 600 suara yang diperebutkan. One man, one vote,” jelas Lukman.

Selain Lukman Edy, Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PKB Daniel Johan juga mengatakan hal yang senada.

(detik.com)

Daniel menegaskan sejauh ini belum ada kandidat calon ketum selain Muhaimin Iskadar atau Cak Imin. Hal itu membuat Cak Imin menjadi satu-satunya kandidat Ketum PKB dalam forum Muktamar tersebut.

Lebih lanjut, ia mengklaim 34 DPW PKB seluruh Indonesia sudah solid menyatakan dukungan kepada Cak Imin. Mereka, kata Daniel, dipastikan bakal memilih Cak Imin sebagai ketum di periode selanjutnya.

(Twitter/cakiminow)

“Bukan hanya terkuat, tapi hasil rakornas seluruh DPW sudah solid memberikan surat permohonan kesediaan dan dukungan untuk menjadi ketua umum kembali,” kata dia

(pkb)

Daniel mengatakan bahwa Muktamar nanti hanya tinggal mengesahkan Cak Imin sebagai ketum definitif bagi PKB untuk lima tahun ke depan. Dia bicara demikian karena yakin tidak ada lagi kandidat ketum selain Cak Imin.

“Jadi masalah ketua umum sudah selesai tinggal pengesahan saja,” kata Daniel.

Saat ini, di samping menjadi Ketum PKB, Cak Imin juga mengemban tugas sebagai Wakil Ketua MPR. Dia diangkat pada 26 Maret 2018 lalu sebagai tindak lanjut Undang-undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) yang direvisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *