Kuasa Hukum Rey Utami dan Pablo Bilang Video yang Menyerat Kliennya Tak Menjurus Pelecehan, Terus?

Rey Utami dan Pablo Benua resmi ditahan oleh pihak kepolisian atas kasus vlog ‘ikan asin’di channel Youtube mereka yang dilaporkan oleh Fairuz. Namun, pengacara mereka, William Albert Zai mengkalim bahwa bukanlah kliennya yang mengunggah video tersebut. Ia juga mengatakan bahwa video tersebut tidak melecehkan.

Kuasa Hukum Rey Utami dan Pablo Benua, William Albert Zai mengklaim bahwa bukan kliennyalah yang mengunggah video ‘bau ikan asin’.

Dilansir dari laman TribunWow.com, hal tersebut disampaikan William saat menjadi narasumber di program iNews Sore, Kamis (11/7/2019).

Pablo Benua dan Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).
kompas.com

Awalnya, William berpendapat, video yang kini telah membuat kliennya menjadi tersangka sebenarnya tidak melecehkan.

“Kalau kita lihat sih videonya, sebenarnya tidak terlalu menjurus ke pelecehan-pelecehan. Kalau menurut saya ya. Karena saya melihat seperti itu,” kata William.

tribunnews.com

William menilai, Rey Utami di dalam video itu hanya bertugas sebagai host saja.

William menegaskan, bukan Pablo dan Rey yang mengelola akun YouTube tersebut.

Image result for rey utami
detik.com

Menurutnya, ada manajemen yang mengurus, sementara Pablo dan Rey hanya menjadi pengisi dalam acara mereka.

“Klien kami, Rey, dia hanya sebagai host atau presenter yang biasalah, bertanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, William memaparkan, kliennya sudah sempat meminta agar video dihapus.

“Kalau keterangan Pablo, sesungguhnnya dia sudah melarang video itu ditampilkan. Melarang manajemennya,” papar Wiliam.

“Tapi setelah itu saya tidak terlalu tahu apakah diminta video itu untuk dicabut setelah diupload saya juga kurang tahu.”

“Tapi yang terjadi adalah bahwa klien kami ini hanya sebagai host saja. Karena akun mereka itu ada beberapa acara,” tegasnya.

William juga memastikan, pernyataan ini bukan berarti kliennya cuci tangan, lantas menyalahkan manajemen.

Image result for rey utami
detik.com

“Saya kan hanya menyampaikan apa yang disampaikan klien kami kepada kami dan juga kepada penyidik,” ujar William.

“Dan memang menurut mereka itulah yang terjadi. Bukan mereka yang mengupload atau memviralkan itu,” imbuhnya.

Image result for rey utami
kompas.com

William juga menilai, persoalan ini sebenarnya hanya antara Galih Ginanjar dan mantan istrinya saja.

“Hanya saja, kalau saya melihat sih mungkin hanya lucuan-lucuan saja tadinya. Tapi ya jadi seperti itu efeknya,” paparnya.

Ketiga terlapor telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut berdasarkan gelar perkara yang dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Atas perbuatannya, ketiganya dijerat Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP. Ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *