Buka Suara Soal Posisi Menteri Untuk Kabinet Jilid Dua, PKB Optimis Dapat Jabatan Ini Lagi Dari Jokowi

Kabinet Menteri Jokowi jilid dua menjadi perbincangan hangat setelah partai koalisi memberikan dukungannya selama Pemilu 2019. Kali ini Partai Kebangkitan Bangsa merasa optimis akan dapat jabatan menteri lagi untuk periode selanjutnya akan tetapi respon Jokowi malah begini saat ditanya jatah menteri untuk PKB.

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhammad Lukman Edy mengungkapkan jabatan Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menjadi salah satu pos yang banyak diincar beberapa partai politik Koalisi Indonesia Kerja.

Lukman mengatakan, kursi Menteri Desa menjadi rebutan karena Presiden Jokowi sejak awal ingin membangun Indonesia dari level desa.

PKB Optimistis Dapat Jatah Menteri Desa Lagi dari Jokowi
(Suara)

“Kemendes itu sekarang menjadi sangat penting bagi semua pihak yang punya pandangan dalam membangun Indonesia harus dari desa, bottom up. Merubah cara pandang membangun seperti orba yang top down. Pasti akan sangat menarik untuk masuk di dalam Kementerian Desa,” kata Lukman saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (12/7/209).

Ia menuturkan, beberapa partai seperti PKB, PDI Perjuangan, Nasdem, dan Golkar juga memiliki ambisi yang sama untuk menduduki posisi tersebut.

Image result for pkb jokowi
(Tribun)

“Saya positif saja PDIP, saya anggap positif karena PDIP punya visi soal wong cilik, nah wong cilik kan adanya di desa. Kemudian Nasdem punya perhatian terhadap kementerian desa. Saya juga yakin, teman-teman di NasDem menganggap bahwa masyarakat desa perlu diperhatikan, Golkar juga seperti itu,” jelasnya.

Meski demikian, Lukman yakin kader PKB yang saat ini dipilih Jokowi menjadi Menteri Desa yakni Eko Uto Sandjojo akan kembali terpilih di Kabinet Indonesia Kerja jilid II.

Image result for lukman edy pkb
(Liputan 6)

“Selama ini PKB punya portofolio di situ. Karena semenjak awal Kemendes embrionya ada di Kementerian Kawasan Indonesia Timur, kemudian Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal kemudian jadi Kemendes. Jadi portofolionya selama ini PKB yang menata,” ucap Lukman.

Meski demikian, ia menyebut PKB tidak akan memaksa Jokowi untuk kembali memilih kader mereka sebagai Menteri Desa. Ia mengaku menyerahkan sepenuhnya nama-nama kader partai yang diketuai Muhaimin Iskandar kepada Jokowi untuk dipertimbangkan.

Belum Minta Daftar Calon Menteri

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin masih menunggu aba-aba Presiden Joko Widodo untuk mengajukan nama calon menteri. Setelah ada pertanda, PKB kemudian menyiapkan sejumlah kader untuk diserahkan menjadi calon menteri kabinet kerja jilid kedua.

“Cak Imin menunggu aba-aba pak Jokowi kapan ini mulai dibicarakan. Begitu ada aba -aba dari pak Jokowi meminta, PKB memberikan daftar nama kadernya untuk direkrut,” ujar Ketua DPP PKB Lukman Edy di Batik Kuring, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (12/7).

Lukman mengatakan, sumber rekrutmen kader PKB luas. Sehingga mudah menyiapkan nama kader yang berintegritas dan profesional. Termasuk kader muda yang potensial.

Image result for lukman edy pkb
(Kumparan)

“Nanti pak Muhaimin memproses menginventarisir melakukan pembicaraan dengan pimpinan, baru keluar namanya,” ucap Lukman.

Sampai saat ini, PKB belum menginventarisir nama calon menteri. Kata Lukman, PKB tidak mau kegeeran belum diminta sudah membicarakan jatah menteri.

Di sisi lain, Jokowi belum meminta kepada PKB sampai saat ini. Forum untuk membicarakan hal demikian dengan pimpinan partai koalisi juga belum ada tanda-tanda.

“Belum permintaan belum. Nanti kita kegeeran belum ajak bicara kok bicara duluan. Kegeeran namanya,” kata Lukman.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku telah memiliki komposisi untuk susunan kabinet pada periode selanjutnya. Bahkan, dia menjelaskan, ada akan beberapa menteri di Kabinet Kerja akan kembali mendapat kepercayaan.

Image result for pkb jokowi
(Tribun)

Jokowi tidak mempermasalahkan partai politik pendukungnya meminta jatah menteri. Namun, dia memastikan sudah ada gambaran komposisi susunan menteri saat dirinya kembali menjabat bersama Ma’ruf Amin hingga 2024.

“Ya enggak apa-apa mau minta 10, mau minta 11, mau minta 9. Kan enggak apa-apa. Wong minta aja,” katanya di JCC, Jakarta, Jumat (12/7).

Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan, tidak akan berlama-lama mengumumkan susunan kabinet tersebut. Sebab, dia bersama Ma’ruf Amin telah memiliki rancangan mengenai siapa siapa saja yang akan membantu pemerintahan lima tahun ke depan.

“Ya kira-kira komposisinya 60-40 atau 50-50. Kira-kira itu,” ujarnya.

Jokowi tidak menyebutkan siapa-siapa saja yang akan menjabat sebagai menteri. Namun, dia mengisyaratkan, akan ada menteri di Kabinet Kerja kembali mengemban tugas di kabinet periode 2019-2024.

“Banyak (menteri-menteri sekarang bertahan),” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *