Anies Baswedan Sering ke Luar Negeri, DPRD DKI: Tak Bawa Hasil Bagi Jakarta, Kok Gitú?

cnnindonesia.com

Diberitakan, Gubernus DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) ke-10 di Kolombia, Amerika Selatan pada 10-12 Juli 2019. Anies direncanakan akan menjadi pembicara dalam C40 High-Level Event. Namun demikian, anggota DPRD DKI mengkritik keputusan Anies untuk ke Kolombia.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI William Yani menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlalu sering ke luar negeri namun tak membawa hasil apa-apa bagi Jakarta.

“Jadi menurutku keseringan dia ke luar negeri. Iya, dan saya enggak tahu apa yang dia lakukan itu hasilnya apa,” ucap William saat dihubungi Kompas.com, Jumat (12/7/2019).

(detik.com)

Lebih lanjut, William mengatakan, memang tidak ada larangan Anies ke luar negeri. Namun, saat ini Jakarta sedang tidak memiliki Wakil Gubernur DKI Jakarta yang berarti tak ada yang mengurus Ibu Kota selain Anies.

Ia pun menyebut Jakarta seperti berjalan secara autopilot meski ada Anies maupun tidak.

“Menurut saya sih Anies enggak ngurusin sama sekali, Jakarta jadi kayak autopilot. Jakarta itu bergerak autopilot, enggak ada dia pun ya berjalan begini-begini saja,” kata dia.

Tidak hanya itu, William juga membandingkan kunjungan kerja yang dilakukan Anies dengan beberapa Gubernur DKI Jakarta sebelumnya yang melakukan kunjungan tetapi memiliki dampak bagi Jakarta.

(Kompas.com)

“Kan beda dengan Ahok atau Djarot ke Belanda untuk meninjau, misalnya bagaimana cara mengatasi banjir, bagaimana mengatasi rob. Ada targetnya. Jadi menurut saya Gubernur DKI ini memang sama sekali tidak berniat mengurusi Jakarta,” tuturnya, seperti yang dilansir dari Kompas.com.

Sementara itu, anggota DPRD DKI Jakarta Bestari Barus berharap kunjungan Gubernur Anies Baswedan ke Kolombia pada 9 hingga 16 Juli mendatang dapat bermanfaat dan berkontribusi bagi DKI Jakarta.

“Kolombia? Mungkin di sana pemerintah bekerja lebih baik daripada di sini, sehingga beliau perlu mengadakan studi banding bagaimana mengelola pemerintahan yang baik, sehingga sisa anggarannya enggak tinggi,” kata Bestari di DPRD DKI Jakarta, Selasa (9/7/2019), seperti yang dilansir dari Kompas.com, Jumat (12/7/2019).

Bestari awalnya cukup terkejut ketika mengetahui Anies bertolak menuju Kolombia selama seminggu lamanya.

(tribunnews.com)

Lebih lanjut, ia menyebutkan, kemungkinan gubernur mencari pembanding cara pemerintahan antara Kolombia dengan Jakarta.

“Mungkin gubernur letih, letih dengan kondisi Jakarta. Mungkin dia harus mencari pembanding bagaimana caranya supaya bisa memberikan masukan atau perintah kepada SKPD,” kata dia.

Ketua Fraksi Partai Nasdem ini lalu menyinggung kinerja Pemprov DKI masih perlu ditingkatkan. Salah satunya, pembangunan 225 ribu rumah susun, yang hingga kini berada di angka 700 dan masih belum mengalami peningkatan.

Seperti yang sebelumnya diberitakan, Anies menghadiri World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) ke-10 di Kolombia, Amerika Selatan, pada 10-12 Juli 2019. Dalam forum ini, Anies akan menjadi pembicara dalam C40 High-Level Event, yaitu roundtable discussion bertema “How to Make Low Carbon Mobility in Cities a Bigger Movement?”.

Anies bertolak menuju Kolombia pada 9 Juli 2019 malam. Setelah dari Kolombia, dia akan ke Amerika Serikat. Kemudian Anies akan kembali ke Jakarta pada 16 Juli 2019.

“Di Kolombia menjadi narasumber, kemudian nanti ke US (Amerika Serikat) ada beberapa agenda,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Gubernur DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *