Kena Juga! Galih Ginanjar Akhirnya Ditangkap Polisi, Ini Klarifikasi Humas Polda Metro Jaya

Galih Ginanjar baru saja ditangkap oleh pihak kepolisian karena kasus ikan asin. Nyatanya hal itu bukan hanya menimpa Galih tapi juga menimpa Pablo Benua dan Rey Utami. Pihak kepolisian sendiri memberikan klarifikasi terkait penangkapan Galih Ginanjar. Simak selengkapnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengungkapkan alasan melakukan penangkapan terhadap Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua. Polisi khawatir ada barang bukti yang dihilangkan jika tidak dilakukan penangkapan.

“Kenapa kami lakukan penangkapan, salah satunya itu sudah dihapus menghilangkan barang bukti. Kemudian di rumahnya kami geledah sudah tidak ada semua alat alatnya, bersih. Kameranya pun enggak ada, semuanya bersih. Makanya kami melakukan penangkapan dan nanti kita tunggu proses berikutnya,” kata Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (11/7).

Galih Ginanjar diketahui ditangkap di sebuah hotel di bilangan Mampang, Jakarta Selatan pada Kamis (11/7) dini hari. Pencarian terpaksa dilakukan polisi setelah Galih Ginanjar tidak ada di rumahnya.

“Ya memang yang bersangkutan kita lakukan penangkapan di rumahnya nihil, tidak ada. Kita cek kita cari ternyata yang bersangkutan ada menginap di sebuah hotel di Jakarta Selatan, setelah kita lakukan penangkapan ke sana, yang bersangkutan dikatakan sedang keluar untuk cari makan. Ya tapi setelah kita cek di dalam, ternyata ada di dalam (kamar),” tutur Argo.

Sementara Rey Utami dan Pablo Benua tidak perlu dijemput paksa karena keduanya sudah berada di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebegai saksi pada Rabu (10/7). Keduanya pun langsung tidak diperbolehkan pulang karena harus menjalani pemeriksaan dengan status baru sebagai tersangka pada Kamis kemarin.

Dan pada hari ini, Jumat (12/7), Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua resmi ditahan hingga beberapa minggu ke depan.

Sementara itu, Salah satu pengacara Galih Ginanjar, Acong Latif, tiba-tiba memutuskan untuk mundur. Keputusan tersebut disampaikan Acong kepada Galih dan Barbie Kumalasari pada Rabu (11/7).

“Hari ini saya akan kirim surat resmi pengunduran diri saya ke kantor pengacara Bang Rihat (Hutabarat),” beri tahu Acong Latif, saat jumpa pers di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (12/7).

Kaputusan Acong sempat ditentang oleh Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari. Mereka meminta Acong untuk bertahan di dalam tim kuasa hukum.

“Tanggapan mereka ya, mereka tidak mau. Artinya saya masih dibutuhkan di tim itu. Tapi saya tetap (mundur), karena saya sudah menyampaikan sebelumnya dan saya juga pikir-pikir dua hari sebelumnya,” jelas Acong lebih lanjut.

Galih Ginanjar sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan mantan istrinya, Fairuz A Rafiq. Pada Rabu dini hari, Galih lebih dulu dijemput paksa penyidik di sebuah hotel di Jakarta Selatan, saat sedang bersama Barbie Kumasalari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *