Galih Ginanjar Resmi Ditahan Pihak Kepolisian, Tangis Barbie Kumalasari Pecah Saat Kunjungi Polda Metro Jaya

Galih Ginanjar ditetapkan sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan di rutan Polda Metro Jaya. Menanggapi hal itu, sang istri, Barbie Kumalasari mengaku merasa syok dengan begitu cepatnya polisi menetapkan sang suami sebagai tersangka.

Barbie Kumalasari menyempatkan diri untuk menjenguk suaminya, Galih Ginanjar, yang ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, karena dianggap bersalah dalam kasus ‘Bau Ikan Asin’.

Perempuan yang akrab disapa Kumala itu tidak banyak berkomentar terkait bagaimana keadaan suaminya di dalam Rutan. Lagipula, ia hanya bisa bertemu dengan Galih hanya sebatas di ruang utama Rutan saja.

Image result for barbie kumalasari
(Dream)

“Gak bisa ngomong deh kalau itu soalnya kan sudah prosesnya gini, entar aku ngomong salah lagi,” ujar Barbie Kumalasari sambil menahan tangisnya di Polda Metro Jaya, Sudirman, Jakarta Selatan. Jum’at (12/7).

Ya saat wawancara, Barbie seketika melinangkan air mata. Barbie sepertinya tak sanggup membayangkan tentang kondisi apa yang dilihatnya terhadap Galih.

Image result for barbie kumalasari
(Suara)

“Aku dibagian luarnya aja sih, aku enggak sempat melihat kedalaman gitu. Cuma dibangku depan aja (bertemunya),” sambungnya.

Pada saat berada di dalam Rutan, Kumala juga bertemu dengan youtuber Rey Utami. Hanya saja, ia tidak sempat berbicara apa-apa dengan istri Pablo Benua tersebut.

Image result for galih ginanjar
(Republika)

“Enggak sempat ngobrol kan. Tadi juga Rey lagi dijengukin keluarganya,” tukasnya.

Dalam kasus ‘Bau Ikan Asin’ yang dilaporkan oleh Fairuz A Rafiq, Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo dapat disangkakan dengan pasal 27 ayat 1 dan 3 UU ITE, dan pasal 310, serta pasal 311 KUHP.

Tolak Surat Penahanan

Sebelumnya, Galih Ginanjar dikabarkan menolak untuk menandatangani surat penahanan.

Barbie Kumalasari, mengungkap alasan suaminya menolak menandatangani surat penahanan atas kasus konten bermuatan asusila atau video ” ikan asin”.

Barbie menjelaskan bahwa sebenarnya Galih bukan tidak mau menandatangani surat penahanan tersebut.

“Jadi bukan Galih tidak mau tandatangan, (tapi) karena kuasa hukumnya masih di luar kota,” ujar Barbie di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

“Semalam itu kan 1×24 jam, jam 03.20 selesai diperiksa (sebagai tersangka). Saya kan bukan kuasa hukumnya. Aku baru datang karena kuasa hukumnya lagi ke luar kota. Itu aja,” sambung dia.

Usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya, Galih enggan berkomentar terkait alasannya menolak menandatangani surat penahanan. Ia menyerahkan semua kepada tim kuasa hukumnya.

Image result for argo yuwono
(Jawa Pos)

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa tidak masalah bila seorang tersangka menolak menandatangani surat penahanan.

“Itu tidak masalah dan kami buatkan berita acara penolakan penadatanganan. Itu tidak menghilangkan penahanan, tetap kami lakukan penahanan,” kata Argo di Polda Metro Jaya.

Menurut dia, penolakan tersebut merupakan hak tersangka dan tidak ada aturan yang mengharuskan tersangka menandatangani surat penahanan.

“Itu hak mereka, tidak masalah, tidak ada aturan juga. Penahanan 20 hari ke depan, oke,” kata Argo.

Image result for galih ginanjar
(Poskota)

Sebelumnya, kasus ini bermula dari laporan artis Fairuz A Rafiq terhadap mantan suaminya Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui vlog kanal YouTube terlapor.

Ketiga terlapor telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut berdasarkan gelar perkara yang dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Galih dinilai menghina Fairuz dalam video yang diunggah di akun YouTube Rey dan Pablo. Dugaan hinaan itu salah satunya terkait perumpamaan ikan asin.

ketiganya pun disangkakan Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP. Ancaman hukumannya lebih dari enam tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *