Bikin Bangga! Ini Buka-bukaan Christopher Rungkat Soal Wimbledon dan Olimpiade 2020

Petenis Indonesia Christopher Rungkat baru saja mengakhiri petualangan di turnamen tenis bergengsi dunia level grand slam yakni di Wimbledon 2019. Ia tampil di dua nomor ganda: putra dan campuran. Ini jadi tampilan keduanya di turnamen grand slam level senior, setelah sebelumnya juga tampil di babak utama Prancis Terbuka 2019.

Christopher Rungkat merupakan atlet tenis andalan Indonesia yang saat ini menembus peringkat 69 dunia nomor ganda. Christo berhasil melaju ke putaran kedua ganda campuran bersama Shuko Aoyama dan putaran pertama ganda putra dengan Hsieh Cheng-Peng di Grand Slam Wimbledon 2019.

Christo menyebut tampilan di grand slam itu ibarat mimpi yang menjadi kenyataan. Ia menyebutnya sebagai buah jerih payahnya 12 tahun berjibaku di dunia tenis profesional.

Image result for christopher rungkat
(tribunnews.com)

“Pasti pengalaman spesial banget buat saya, karena sebagai petenis Grand Slam itu kan kasta dan pencapaian tertinggi,” kata Christo seperti dikutip Antara, Jumat.

Christo pernah menjejaki permukaan lapangan keras di komplek Melbourne Park dan Billie Jean King National Tennis Center, lapangan tanah liat di Roland Garros maupun lapangan rumput All England Lawn Tennis and Croquet Club kala masih merintis karier di level junior, namun ia menegaskan tampil di arena-arena itu pada level pro adalah sesuatu yang sangat berbeda.

Image result for christopher rungkat
(tribunnews.com)

“Waktu junior saya sudah main di empat Grand Slam itu, Australia Open, French Open, Wimbledon dan US Open. Tapi bisa masuk Grand Slam di kelas profesional itu statement yang berbeda jauh dibandingkan junior,” katanya.

Related image
(tribunnews.com)

Peraiah medali emas Asian Games 2018 itu menaljutkan, “Sebab terjun ke profesional itu nggak gampang, itu baru tercapai kurang lebih 12 tahun setelah keluar dari level junior baru bisa masuk lagi ke babak utama Grand Slam.”

Menjuarai nomor ganda putra Australia Open 2008 kelas junior bersama petenis Finlandia Henri Kontinen jadi raihan paling mentereng Christo, sebelum keduanya juga menjadi runner-up di kelas junir US Open tahun yang sama beberapa bulan berselang.

Image result for christopher rungkat
(tribunnews.com)

Akan tetapi, jalan terjal dilalui Christo ketika mulai memasuki kelas pro dan merintis karier di sektor tunggal, ia berusaha menembus Australia Open 2013 namun upayanya kandas di babak pertama kualifikasi.

Hampir 12 tahun setelah ia memasuki kelas pro sejak 2007, mimpi Christo terwujud berkat keberhasilan dua tahun beruntun menjuarai Busan Open ditambah Gwangju Open 2019, menjadi runner-up Sofia Open 2019, serta dua gelar sebelumnya di Da Nang Vietnam 2019 dan Shenzen China 2019 di nomor ganda putra berpasangan dengan petenis Taiwan Hsieh Cheng-peng.

Image result for christopher rungkat
(tribunnews.com)

Christo/Hsieh berhak tampil ke babak utama French Open 2019 pada Juni dan Wimbledon 2019 sebulan kemudian nomor ganda putra berpasangan berdasarkan peringkatnya di ranking ATP.

“Hasil jerih payah dan pengorbanan saya bisa dibilang terbayar di Grand Slam kemarin itu,” ujar Christo.

Di permukaan tanah liat komplek Roland Garros, Christo/Hsieh melangkah ke putaran kedua dan memberi perlawanan sengit sebelum dihentikan pasangan Prancis Gregoire Barrere/Quentin Halys 6-7(6), 6-3, 3-6.

Sedangkan di Wimbledon, Christo/Hsieh memaksa pasangan Austria Oliver Marach/Juergen Melzer yang merupakan unggulan ke-14 melakoni pertandingan selama lebih dari tiga jam sebelum mendapati skor akhir 3-6, 4-6, 6-1, 6-2, 9-11 di putaran pertama.

Di ganda campuran, berpasangan dengan petenis Jepang, Shuko Aoyama, Christo sempat lolos ke babak kedua Wimbledon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *