Gokil! Collarbone Gerry Salim Patah, Ternyata Ditangani oleh Dokter Bukan Sembarang Dokter

Gerry Salim terpaksa harus libur dari aktifitas balapan dalam beberapa waktu. Gerry yang memperkuat Astra Honda Racing Team cedera di kualifikasi Moto2 FIM CEV Repsol Aragon, Spanyol. Bahu atau tulang selangkanya pun patah dan harus dioperasi. Siapa sangka ternyata dokter yang menangani Gerry bukan dokter biasa.

Pasalnya, pembalap Astra Honda Racing Team tersebut mengalami crash saat sesi kualifikasi Moto2 FIM CEV Repsol seri Aragon (13/7/2019). Cedera tersebut bermula saat Hector Garzo berusaha menyalip Gerry Salim di tikungan 14 sirkuit Aragon.

Namun nahas, Hector Garzo yang sudah melakukan overtake tiba-tiba jatuh dan tak bisa dihindari oleh Gerry Salim. Kejadian tersebut mengakibatkan tulang selangka atau collarbone sisi kanan Gerry Salim patah di tiga bagian, seperti yang dilansir GridOto.com.

Demi bisa kembali berlaga di Moto2 FIM CEV Repsol berikutnya, yakni seri Spanyol (29/9/2019), Gerry akan dioperasi di Barcelona, Spanyol.

“Rencananya operasi akan dilakukan hari Senin (15/7) dengan Dokter Mir (Xavier Mir) di Barcelona,” ungkap Gerry seperti yang dilansir dari OtoRace.id.

Diketahui, Dokter Mir sendiri dikenal sebagai dokter yang banyak menangani para pembalap MotoGP, Moto2, hingga Moto3 jika mengalami cedera patah tulang. Dokter spesialis Traumatologi tersebut merupakan salah satu dari 100 dokter terbaik di Spanyol.

Bahkan Ai Ogura, pembalap Moto3 Honda Team Asia yang perannya digantikan oleh Gerry Salim di Moto3 Italia 2019 akibat cedera di Moto3 Prancis pun dioperasi oleh dr. Mir.

“Setelah operasi, saya akan menjalani masa pemulihan di Tanah Air,” ungkap Bonex, sapaan pembalap asal Surabaya, Jawa Timur itu.

(tribunnews.com)

Setidaknya, Gerry memiliki waktu pemulihan hingga dua bulan sebelum kembali berlaga di Moto2 FIM CEV Repsol seri Jerez.

“Semoga bisa cepat kembali pulih dan bisa melakukan latihan fisik untuk persiapan seri berikutnya. Dan, kembali lagi dengan lebih kuat,” harap pembalap Astra Honda Racing Team itu.

Di sisi lain, pembalap Indonesia yang juga berkiprah di Barcelona, Mario Suryo Aji memiliki hasil yang cukup memuaskan. Hal ini merupakan kali pertama dia beraksi di MotorLand dan hasilnya sejauh ini memuaskan.

Mario membalap dengan baik pada sesi pagi (QP1) dan selalu mencatat hasil lebih baik setiap turun ke lintasan, lalu menutup sesi dengan berada di urutan ke-15 dengan catatan waktu 2 menit 0,103 detik.

(gridoto.com)

Pada sesi siang (QP2) yang panas, dia terus beradaptasi dengan sirkuit dan mendapatkan set-up motor yang lebih baik, dan sempat berada di urutan kedua tercepat.

Pada menit-menit terakhir sesi, pebalap Astra Honda Racing Team tersebut terjatuh di tikungan 17, tetapi tidak mengalami cedera dan menyelesaikan sesi di posisi ketujuh tercepat hasil putaran terbaik 2 menit 0,292 detik.

(gridoto.com)

Dari hasil QP1 dan QP2, pebalap muda ini berada di posisi ke-16 dan akan memulai balapan dari baris keenam pada FIM CEV seri 5 di sirkuit Motorland Aragon.

Akhir pekan Gerry Salim berakhir pada lap kedua QP1, ketika pebalap di depannya terjatuh di tikungan 14. Tidak memiliki kesempatan menghindar, Gerry pun terjatuh dan mengalami patah tulang selangka kanan yang memaksanya absen dari dua balapan Moto2 di MotorLand.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *