DPR Bacakan Surat Jokowi Terkait Amnesti Baiq Nuril, Hasilnya Harus Melewati….

(gatra.com)

Presiden Joko Widodo akhirnya mengabulkan permohonan amnesti Baiq Nuril Maqnun melalui surat nomor R-28/Pres/07/2019 yang ditandatanganinya Senin (15/7/2019). Meski dikabulkan, amnesti Nuril harus melewati tahap ini terlebih dahulu.

Surat pertimbangan pemberian amnesti kepada Baiq Nuril telah dibahas di Badan Musyawarah DPR. Dalam rapat diputuskan surat tersebut akan dibahas di Komisi III DPR.

Rapat digelar di ruang rapat pimpinan, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/7/2019). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan berlangsung tertutup.

Bamus DPR Putuskan Pertimbangan Amnesti Baiq Nuril Dibahas Komisi III
news.detik.com

Agus menjelaskan telah diambil keputusan dalam rapat Bamus bahwa pembahasan surat pertimbangan pemberian amnesti kepada Baiq Nuril diserahkan kepada Komisi III.

Ketua DPR Bambang Soesatyo (kiri) menerima surat jaminan penangguhan eksekusi terhadap terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang Transaksi dan Informasi Elektronik (UU ITE), Baiq Nuril Maknun (tengah) dari anggota DPR Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka, di sela-sela Forum Legislasi bertema Baiq Nuril Ajukan Amnesti , DPR Setuju? di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Dalam kesempatan tersebut, Baiq Nuril berharap DPR dapat mempertimbangkan keadilan untuk dirinya.
nasional.kompas.com

“Saya sendiri memimpin rapat Bamus untuk membahas masalah usulan Bapak Presiden, Bapak Jokowi, untuk membahas surat permohonan amnesti dari Ibu Nuril Baiq yang selanjutnya dalam rapat Bamus tadi diputuskan bahwa ini akan dibahas di Komisi III,” jelas Agus.

 

Agus juga menandatangani surat keputusan Bamus yang menyerahkan pembahasannya ke Komisi III. Ia berharap sudah ada keputusan dari Komisi III sebelum penutupan masa sidang V ini.

“Saya gimana mau janji, baru suratnya saya tanda tangani, baru disampaikan pada Komisi III. Tapi saya melihat dari rapat Bamus kan tadi semua fraksi menyetujui, sehingga rasanya mudah-mudahan ini tidak lama,” katanya.

“Penutupan masa sidang tanggal 25 Juli 2019. Diharapkan pada saat penutupan rapat sidang tersebut, keputusannya sudah disampaikan di dalam rapat paripurna,” lanjut Agus.

Baiq Nuril, yang sebelumnya menunggu di depan ruangan rapat, tak berhenti tersenyum setelah melihat Agus menandatangani surat untuk Komisi III. Ia merasa perjuangannya mencari keadilan akan segera menemui titik terang.

Baiq Nuril Maknun saat berada Kantor Staf Presiden, kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (15/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
tirto.id

“Sepertinya tinggal selangkah lagi,” tutur Nuril sambil tersenyum.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan siap menyambut surat permohonan amnesti Baiq Nuril yang telah disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baiq Nuril (kiri) saat hadir di Gedung DPR didampingi politikus PDIP Rieke Diah Pitaloka, Selasa (16/7/2019). Tirto.id/Bayu Septianto.
tirto.id

Bambang berharap Presiden Jokowi bisa segera menyampaikan surat permintaan pertimbangan ke DPR setelah permohonan dari Baiq Nuril masuk ke meja presiden. Begitu masuk ke DPR, surat tersebut akan langsung dibahas di rapat paripurna DPR secepatnya.

“Ya kalau bisa malam ini dikirim, besok kita bacakan di paripurna, siangnya ke Bamus lalu ke komisi terkait (Komisi III),” kata Bamsoet ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/7).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *