Jokowi Disebut-sebut Minta 9 Nama dari Partai PPP untuk Jadi Menteri, Ini Salah Satu Namanya

Tribunnews.com

Susunan kursi menteri presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin untuk periode 2019-2024 ramai dibahas. PPP selaku salah satu partai koalisi mengklaim bahwa Jokowi meminta 9 nama dari PPP untuk mengisi sejumlah kursi menteri. PPP sendiri mengakui bahwa tak mengicar kursi menteri seperti beberapa partai lainnya.

Wasekjen PPP Achmad Baidowi mengatakan Presiden Joko Widodo telah meminta nama calon menteri dari partai berlambang Kabah itu. Jokowi meminta ketika PPP bertandang ke Istana Bogor beberapa waktu lalu.

Kubu Romahurmuziy Tempati Kantor DPP PPP
liputan6.com

“Waktu ke Istana Pak Jokowi bilang PPP ini layak minta sembilan nama. Sembilan nama tergantung PPP siapa,” ujar Baidowi di kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

Namun, PPP belum menyiapkan nama-nama yang diminta Jokowi. Baidowi mengatakan, pihaknya menunggu kebutuhan Jokowi. Pos menteri mana yang mantan Wali Kota Solo itu butuhkan dari PPP.

“Nah kita tunggu Pak Jokowi sembilan nama itu kebutuhannya apa, jangan sampai semua nama kita ajukan sarjana pertanian semua,” kata anggota Komisi II DPR itu.

PPP: Kami Tak Punya Tradisi Minta-minta Kursi Menteri
detik.com

PPP menurut Baidowi, tidak mengincar pos menteri tertentu. Pihaknya menyerahkan kepada Jokowi untuk memutuskan. Sebab, PPP tidak melulu harus mendapatkan kursi Menteri Agama. Pengalaman PPP pernah menempati kursi Menteri Sosial dan Menteri Koperasi.

“Bagi PPP pernah di menteri agama juga pernah tidak di menteri agama juga pernah. Jaman Pak SBY menteri sosial dan menteri koperasi,” kata Baidowi.

Image result for Suharso Monoarfa
suara.com

Ajukan Suharso Manoarfa

Baidowi mengakui salah satu nama yang kuat adalah Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa. Namun, PPP menyiapkan kader lain juga sebagai bagian dari regenerasi partai.

Image result for Suharso Monoarfa
suara.com

“Pak Sekjen (Arsul Sani) sudah mengatakan nanti ada kesempatan kepada kader yang lain supaya regenerasi kepemimpinan di PPP muncul tidak hanya itu-itu saja,” kata Baidowi.

Tak Pernah Minta Jatah Menteri

PPP sebagai salah satu partai pengusung Jokowi-Ma’ruf mengaku tidak memiliki tradisi minta-minta kursi menteri.

“Soal kabinet tentu sebagai partai pendukung Jokowi-Ma’ruf tentunya kita kalau diminta. Saya hadir kemarin di pertemuan di Bogor, itu dari bincang lepas kita, PPP tidak mentradisikan meminta-minta, apalagi mengirim, belum ada tanda-tanda,” ujar Ketua DPP PPP, Rusly Effendi kepada wartawan di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

Image result for Suharso Monoarfa
kabar24.com

Ketika ditanyakan target menteri yang masuk kabinet, Rusly mengatakan hal tersebut merupakan urusan normatif. Rusly mengatakan presiden terpilih Jokowi paham berapa menteri yang pantas untuk PPP.

“Itu normatif, ya kita tidak berani menargetkan berapa. Tapi saya pikir Pak Jokowi paham betul berapa pantasnya PPP, kata Rusly.

“Lebih banyak lebih baik,” ungkapnya singkat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *