Dikecam Usai Hina Wanita Bali di Twitter, Warganet Ini Ungkap Alasan dan Minta Maaf

Mengutarakan opini lewat media sosial memang hak setiap orang. Namun, tentunya kita harus berhati-hati dalam berucap di dunia maya. Seperti waraganet berNama Lisa Marlina ini. Lisa berbicara soal pelecehan seksual di Bali dengan kata-kata yang provokatif dan tak elok. Bahkan, cuitannya tersebut sampai membuat Caleg DPRD Bali amat geram. Begini klarifikasi dari Lisa!

Siapapun berhak menyuarakan aspirasi mereka termasuk melalui media sosial. Namun, perlu untuk diperhatikan bahwa opini yang disampaikan sebaiknya tidak menyinggung pihak lain.

Hasil gambar untuk lisa marlina
(dream.co.id)

Seorang warganet bernama Lisa Marlina ramai menjadi sorotan di media sosial. Dalam cuitannya, Lisa berbicara mengenai pelecehan seksual yang dianggap menghina perempuan Bali.

“Di Bali itu ga ada pelecehan seksual karena kalau dilecehkan ya seneng2 aja, mau menyalurkan hasrat pun gampang karena pelacur dan pelacurannya available setiap jengkal. Modal sedikit dapat. Jadi ga akan ada yang dilaporin lah.” tulis Lisa dalam cuitannya.

Caleg DPRD Bali geram

Hasil gambar untuk Niluh nasdem
(infopemilu.com)

Cuitan tersebut rupanya membuat Caleg DPRD Bali dari Partai NasDem Niluh Djelantik geram. Ia pun lantas mengatakan tak akan tinggal diam melihat cuitan Lisa Marlina tersebut.

“Bagi yang mengenal Lisa Marlina tolong sampaikan kepadanya bahwa aku tidak tinggal diam atas penghinaan yang dia tuliskan terhadap Bali,” tulis Niluh dalam akun Instagram miliknya, Minggu (21/7).

Tak main-main, Niluh juga menyatakan bahwa perkara ini akan dibawa ke ranah hukum agar Lisa bisa mengklarifikasi apa yang dikatakannya di media sosial itu.

“Aku akan melanjutkan perihal ini ke pihak yang berwajib agar yang bersangkutan bisa mengklarifikasi pernyataannya.”

Klarifikasi Lisa

(suara.com)

Sementara itu, Lisa mengakui jika apa yang disampaikannya memang kurang elok. Tahu mendapat berbagai kecaman, Lisa akhirnya mengklarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Bali.

“Klarifikasi saya sudah saya tweet ya, itu aja yang bisa saya klarifikasi. Saya klarifikasi bukan mencari pembenaran, saya menyadari ada yang kurang baik dalam menyampaikan pendapat, mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Bali,” kata Lisa, dilansir dari Wowkeren.com, Senin (22/7).

Lisa kemudian menjelaskan bahwa apa yang dicuitkan olehnya adalah menanggapi cuitan seorang warganet. Sebelumnya, ia mengatakan, warganet tersebut mencuitkan tentang hal yang berkaitan dengan tanah Jawa.

“Jadi gini mbak, awalnya yang bersangkutan ngetweet soal di tanah Jawa, nah karena saya lihat yang bersangkutan di Bali, menikah dan punya rumah saya berasumsi yang bersangkutan tinggal di Bali,”  sambung Lisa.

Lisa berharap agar kasusnya ini tak berujung pada pelaporan polisi. Ia memohon agar baik Niluh maupun perempuan Bali yang merasa tersinggung dengan cuitannya itu mau membukakan pintu maaf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *