Jadi Presiden, Jokowi Ungkap Akan Undang Trump hingga Bubarkan FPI, Benarkah?

cnnindonesia.com

Jokowi telah terpilih menjadi presiden periode 2019-2024. Beberapa kebijakannya pun telah diungkap ke publik. Salah satunya soal keinginannya untuk mengundang Donald Trump dan membubarkan FPI. Benarkah demikian?

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dia dengan senang hati mengundang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump untuk mengunjungi Jakarta.

Undang Trump, Jokowi Buka Opsi Melarang FPI di Indonesia
(sindonews.com)

Pemimpin negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia ini juga membuka opsi melarang kelompok Front Pembela Islam (FPI) selama lima tahun masa kepemimpinannya ke depan.

Undangan untuk Trump agar mengunjungi Indonesia itu disampaikan Jokowi yang melayani wawancara jurnalis The Associated Press pada hari Jumat.

“Dengan senang hati pemerintah mengundang Trump untuk mengunjungi Indonesia,” kata Presiden Jokowi. Mantan wali kota Surakarta dan mantan gubernur DKI Jakarta ini yakin masyarakat Indonesia juga akan menyambut Trump jika pemimpin Amerika itu bersedia berkunjung.

tirto.id

Indonesia memiliki hampir 270 juta orang dan sekitar 90 persennya adalah Muslim. Jokowi terpilih kembali dalam pemilihan presiden pada bulan April lalu dan menjanjikan reformasi besar-besaran untuk menarik lebih banyak investasi asing.

Dalam wawancara dengan media Amerika itu, Presiden Jokowi mengatakan bisa saja dia melarang kelompok Front Pembela Islam selama masa lima tahun kepemimpinannya ke depan.

“Larangan itu mungkin, jika pemerintah meninjau dari sudut pandang keamanan dan ideologi menunjukkan bahwa mereka tidak sejalan dengan bangsa,” kata Jokowi.

kompas.com

Pemerintah Jokowi di periode sebelumnya atau pada 2017 lalu melarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sebuah kelompok yang berkampanye untuk kekhalifahan global.

Presiden Jokowi merasa tidak memiliki hambatan politik dalam masa jabatan terakhirnya dan bersumpah untuk mendorong reformasi ekonomi.

“Dalam lima tahun ke depan saya tidak memiliki beban politik sehingga dalam membuat keputusan, terutama keputusan penting bagi negara, menurut saya itu akan lebih mudah,” katanya.

Kemenangan Jokowi dalam pemilihan presiden April lalu dikonfirmasi pada bulan lalu setelah Mahkamah Konstitusi menolak gugatan dari pasangan rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

detik.com

Pemimpin Indonesia ini memnambahkan, birokrasi yang rumit akan disederhanakan. Undang-undang perburuhan juga akan dia dirombak untuk menarik lebih banyak investasi dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.

“Beberapa orang akan senang, beberapa orang tidak akan senang,” katanya menjawab prediksi dari rencananya untuk merombak undang-undang perburuhan.

detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *