Tinggalkan Duka Mendalam, Ini Wejangan Penting Mbah Moen untuk PPP Sebelum Wafat

KH Maimun Zubair atau yang lebih dikenal dengan Mbah Moen telah meninggal dunia pada Selasa (6/8). Banyak pihak yang merasa kehilangan atas kepergian kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) ini. DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur pun menceritakan soal pesan penting dari Mbah Moen untuk partainya berikut ini.

Hingga masa tuanya, Mbah Moen dikenal masih sering memberikan nasihat kepada kader partai. Khususnya, bagi pengurus PPP di Jawa Timur.

“Beliau banyak memberikan nasehat kepada kami,” kata Sekretaris DPW PPP Jatim, Norman Zein Nahdi, Selasa (6/8).

(detik.com)

Satu di antara nasihat Mbah Moen yang diingat Norman adalah instruksi untuk selalu mengajak kiai dan ulama dalam berpartai.

“Kami diminta untuk selalu bersama ulama dan tidak meninggalkan kiai dan ulama,” ungkapnya, dilansir dari Tribunnews.com.

Sebab, PPP merupakan partai yang lahir dan juga dibesarkan oleh jasa ulama. Arahan dari ulama akan menjadi garis perjuangan partai.

“Arahan beliau akan selalu kami ingat dan menjadi pedoman kami,” kata Didik, sapaan Norman.

Gambar terkait
(tagar.id)

Sebelumnya, Norman menjelaskan bahwa pihaknya mendengar kabar tersebut langsung dari kerabat Mbah Moen.

“Saya sedang ada pertemuan dengan kerabat beliau di Surabaya,” ujar Didik.

Mengutip penjelasan kerabat kepada Didik, Mbah Moen meninggal di rumah sakit. Namun, Norman belum mengetahui keluhan Mbah Moen sehingga harus dibawa ke rumah sakit.

“Mbah Moen sudah berada di rumah sakit sejak tadi malam (Senin, 5/8)” katanya.

Hasil gambar untuk mbah moen NU
(detik.com)

Di PPP, Mbah Moen menjabat Ketua Majelis Syariah PPP. Oleh karenanya, dengan datangnya kabar tersebut, PPP Jatim menyatakan kehilangan.

“Kami merasa kehilangan. Kami tidak menyangka beliau pergi secepat itu,” katanya.

Bagi pengurus di Jawa Timur, Mbah Moen juga merupakan tokoh panutan di internal partai. Bagi PPP Jatim, kejadian ini sekaligus menjadi cobaan.

“Beliau menjadi tokoh sentral di antara kiai-kiai di PPP. Kami terpukul. Hal ini menjadi cobaan bagi kami,”katanya.

Hasil gambar untuk mbah moen NU

Untuk diketahui, kabar duka datang dari Kyai Haji Maimun Zubair atau yang dikenal dengan nama Mbah Moen yang meninggal dunia. Kyai Haji Maimun Zubair wafat di Mekkah pada Selasa (6/8/2019) pukul 04.17 waktu setempat.

Maimun Zubair Zubair atau Mbah Moen wafat di usia 90 tahun. Mbah Moen merupakan kiai kelahiran yang lahir di Rembang, Jawa Tengah pada 28 Oktober 1928.

 

Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Mbah Moen juga menjabat sebagai Mustasyar di Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU).

Hasil gambar untuk mbah moen NU

Mbah Moen pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang selama 7 tahun. Setelah berakhirnya masa tugas, Mbah Moen mulai berkonsentrasi mengurus pondoknya yang baru berdiri selama kurang lebih 8 tahun.

Akan tetapi, tenaga dan pikiran Mbah Moen masih dibutuhkan oleh negara. Sehingga, Mbah Moen diangkat menjadi anggota MPR RI utusan Jawa Tengah selama tiga periode.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *