Dimakamkan Dekat Istri Rasulullah, Tiga Putra Mbah Moen Langsung Susul ke Makkah

Kepergian Mba Moen saat dirinya tengah melangsungkan ibadah haji mengagetkan banyak pihak. Termasuk anggota keluarga, karena tak ada riwayat sakit yang diderita Mba Moen ketika berangkat haji. Mengetahui sang ayah wafat, tiga putra Mbah Moen pun langsung bernagkat ke Mekkah.

Tiga putra KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen hari ini berangkat ke Makkah, Arab Saudi. Mereka adalah Gus Ubab (Abdullah Ubab MZ), Gus Kamil (Majid Kamil MZ), dan Gus Yasin (Taj Yasin MZ) yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Keberangkatan mereka untuk menziarahi makam sang ayah dan menyusul istri Mbah Moen, Nyai Heni Maryam, yang ikut berangkat haji dengan mendiang Mbah Moen.

“Iya, tadi malam berangkat dini hari dari Rembang menuju Semarang untuk flight pagi ke Jakarta. Kemudian pukul 11.oo WIB, insyallah penerbangan ke Saudi melalui Jakarta,” kata Gus Kamil seperti yang disampaikan pada kumparan, Rabu (7/8).

Gus Kamil mengatakan, selama di Makkah mereka akan terus mendampingi Nyai Heni Maryam dalam melaksanakan ibadah haji.

“Makanya saya ke sana, pastinya (Bu Nyai Heni Maryam) tetap melaksanakan haji. Nanti insyallah kita juga mendampingi haji di sana,” kata Gus Kamil.

Putra dan putri Mbah Moen berjumlah 10 orang. Mereka yang tak ikut menyusul ke Makkah tetap berada di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, untuk meneruskan kegiatan pondok dan menerima pelayat.

Dari yang berhasil dipantau oleh tim kumparan, banyak pelayat dan peziarah yang masih berdatangan ke Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, meski sang kiai kharismatik dimakamkan di Al-Ma’la, Makkah.

Mereka datang memberikan penghormatan terakhir kepada Mbah Moen lewat peninggalannya di pondok tersebut.

Mbah Moen meninggal pada Selasa (6/8) sekitar pukul 04.17 waktu Makkah dalam usia 90 tahun. Sebelum meninggal, Mbah Moen sempat akan menunaikan salat Tahajud, sekitar pukul 03.00 waktu Makkah, namun kondisinya langsung turun.

Salah seorang santri Mbah Moen yang ikut mendampingi beliau, Gus Hayat, mengatakan, selama menunaikan ibadah haji, Mbah Moen dalam keadaan sehat dan tak pernah mengeluh sakit. Bahkan, Mbah Moen telah merampungkan rukun umrah.

Usai Dimandikan, Jenazah Mbah Moen Disemayamkan di Daker Makkah
liputan6.com

Jenazah Mbah Moen dimakamkan di dekat kuburan istri Rasulullah, Siti Khadijah.

“Bada Zuhur tadi, jenazah almarhum sedang disalatkan di Masjidil Haram. Jenazah almarhum akan dimakamkan di Makkah. Pusarannya terletak di Ma’la,” kata Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Semarang, KH Anasom kepada merdeka.com, Selasa (6/8/2019).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *