Tertangkap Kamera, Akhlak Tak Diduga-duga Saat Said Aqil dan Gus Mus Sowan

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) Said Aqil Siradj mengunjungi pemimpin Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab dipanggil Gus Mus. Foto dan kabar kunjungan Said Aqil diunggah dan menjadi viral di media sosial Twitter.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) Said Aqil Siradj mengunjungi pemimpin Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus.

Foto dan kabar sowannya Said Aqil Siradj diunggah oleh akun jejaring sosial Twitter Nahdlatul Ulama @nahdlatululama, Senin (12/8/2019).

Image result for gus mus
(NU)

“Kiai Said Aqil Siroj (@saidaqil) beserta rombongan sowan kepada Kiai Mustofa Bisri (@gusmusgusmu). Semoga kedua beliau selalu dalam lindungan Allah dan diberi kemudahan dalam membimbing umat dan bangsa. Amin,” cuit akun @nahdlatululama.

Dalam foto yang diunggah oleh akun @nahdlatululama, terlihat latar lokasi pertemuan berada di kediaman Gus Mus di Ponpes Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah.

Image result for gus mus
(Detik)

Terlihat, Said Aqil Siradj sedang berbicara dengan Gus Mus sambil duduk bersila. Di depannya, tersuguh buah-buahan seperti anggur, kelengkeng, apel dan jeruk.

Bukan cuma itu, ada pula sekaleng kotak biskuit serta air teh dan air mineral dalam gelas.

Ada momen menarik dalam pertemuan itu yang diabadikan dalam bentuk video dan diunggah salah satunya oleh warga Twitter @robikinemhas.

Image result for said aqil siradj
(Tribun)

“Adab para kiai,” cuit akun @robikinemhas.

Pada video tersebut, terlihat Gus Mus yang mengenakan busana serba putih, memasuki ruang tamu tempat Said Aqil Siradj dan rombongan duduk bersila.

Melihat kedatangan Gus Mus, Said Aqil Siradj dan rombongan pun bergegas untuk berdiri. Kemudian mereka menyalami Gus Mus.

Disalami oleh Said Aqil Siradj, Gus Mus menunjukkan adabnya yang tak terduga. Dia ikut menunduk mensejajarkan tubuhnya setara dengan Said Aqil Siradj.

Tak pelak, pemandangan itu menuai komentar dari banyak warganet.

“Kok aku jadi berkaca-kaca mata ini, semoga sehat selalu poro pak kyai,” cuit @NarendraHerry.

“Mustasyar & Tanfidziah saling sungkem,” kicau akun @_Semut_Ireng_

Kenang Momen Tak Terlupakan

Kiai Haji (KH) Maimoen Zubair pernah mengantarkan Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj sampai ke pintu mobilnya.

Kenangan tersebut diingat Said Aqil kala dirinya diundang KH Maimoen Zubair berceramah di rumahnya.

“Pernah mengundang saya ceramah di rumahnya. Pulangnya diantar sampai ke mobil. Saya malu sekali, padahal saya masih muda saat itu,” kenang Said Aqil, pada acara tahlil doa bersama untuk KH Maimoen Zubair, di Masjid An Nahdlal PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019).

Padahal, sambungnya, KH Maimoen Zubair sudah sepuh dan masih bertenaga untuk berjalan mengantarkan Said Aqil.

Image result for said aqil siradj
(Dreams)

“Beliau sangat tawadu dan baik sekali,” ujar Said Aqil yang mengenakan peci hitam.

KH Maimoen Zubair memiliki jasa luar biasa dalam membina murid-muridnya.

Kata Said Aqil, hal tersebut terbukti lantaran banyak murid KH Maimoen Zubair menjadi ulama besar.

“Murid-muridnya itu menjadi ulama yang besar. Yang kami dapatkan di seluruh penjuru Indonesia,” tutur Said Aqil.

Image result for said aqil siradj
(Tribun)

Said Aqil teringat, kenangan saat KH Maimoen Zubair menghadiri pernikahan anaknya di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada Sabtu (9/2/2019) lalu.

“Ketika menghadiri pernikahan anak saya yang di Hotel Shangri-La, beliau sangat-sangat ikhlas, tulus, dan datang,” ucapnya.

Padahal, lanjutnya, Said Aqil tak merasa keberatan jika KH Maimoen tidak bisa hadir kala itu.

“Padahal saya undang kalau tidak datang itu tidak apa-apa. Maklum sudah sepuh. Tapi beliau datang dan bacakan doa, dan tiketnya saya ganti tidak mau,” jelas Said Aqil.

Menurut Said Aqil, pemikiran dan cara pandang KH Maimoen Zubair terhadap semesta ini sangat tajam.

“Beliau sangat tajam pemandangannya. Dia punya pemandangan dari hati,” tuturnya.

Sementara, pertemuan Said Aqil dengan KH Maimoen Zubair dalam pernikahan anaknya menjadi tatap muka terakhir kalinya bagi dua tokoh PBNU tersebut.

“Dan benar, terakhir saya ketemu pas nikah anak saya barangkali ya,” jelasnya.

Said Aqil berkata, pesan yang selalu dikatakan oleh KH Maimoen Zubair semasa hidupnya, kepada PBNU yaitu harus sabar.

“Setiap bertemu, beliau selalu mengatakan, sabar,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *