Air Suci Dipakai Cebok oleh Turis Ceko, Gubernur Bali Segera Buat Regulasi

Menjadi turis di suatu tempat tentu harus menghormati segala ketentuan dan budaya yang diterapkan oleh daerah tersebut. Jangan seperti dua turis asal Ceko yang mendadak viral setelah melecehkan air suci di pure, Bali. Keduanya pun akhirnya meminta maaf karena mengaku tak tahu aturan di tempat itu. Takut hal serupa terulang, gubernur Bali akan buat regulasi tegas.

Video turis Ceko bercebok di air suci kawasan Monkey Forest, Ubud, Bali, mendadak viral dan dibicarakan banyak orang. Dalam video, terlihat sepasang turis yang diketahui bernama Sabina Dolezalova dan Zdenek Slouka.

Image result for turis lecehkan air suci bali

Mereka mengambil air suci dan membasuhkannya ke bagian bokong Sabina. Keduanya tertawa-tawa di video itu. Masyarakat Bali pun langsung geram dengan ulah kedua turis tersebut karena telah melecehkan air suci di tempat yang juga suci.

Turis Ceko
liputan6.com

Sabina dan Zdenek sempat meminta maaf setelah videonya viral. Permintaan maaf itu diunggah melalui akun Instagram @aryawedakarna, seorang anggota DPD Bali pada 11 Agustus 2019.

Namun masih banyak pihak yang merasa belum puas. Banyak yang meyakini keduanya berbohong dan sudah mengetahui aturan di tempat tersebut.

Image result for turis lecehkan air suci bali
tagar.id

Salah satunya adalah Gubernur Bali, Wayan Koster yang ikut angkat bicara. Dilansir dari laman Radar Bali Jawa Pos, Rabu, 14 Agustus 2019, walaupun desa pakraman setempat menyatakan permasalahan sudah selesai, tapi, baginya masalah ini belum selesai.

Image result for turis lecehkan air suci bali
suara.com

Koster menilai potensi kejadian serupa berpeluang kembali terjadi. Hal itu membuat Koster menyusun regulasi untuk mengantisipasi sekaligus mengawasi tindakan-tindakan yang berpotensi menodai tempat suci di kawasan pariwisata di Bali.

Upacara Adat dan Protes Warga Bali

Sementara itu, Sabina dan Zdenek sudah meminta maaf secara terbuka di depan Prajuru Desa Adat Padang Tegal, Ubud dan masyarakat Kertha Desa Padang Tegal, pada 11 Agustus 2019.

Gubernur Bali
liputan6.com

Pihak Desa Adat Padangtegal tidak akan mempermasalahkan lagi dan permasalahan sudah dianggap selesai. Kedua turis itu hanya wajib membayar denda kepada desa adat.

“Rencananya pada 15 Agustus 2019 pukul 12.00 akan dilaksanakan upacara guru piduka yang diikuti prajuru, warga dan wisatawan Ceko itu,” terang Bendesa Adat Padang Tegal I Made Gandra ST.

Lalu, apakah hukuman itu dianggap sudah pantas dan setimpal dengan kesalahan mereka?

Sepertinya masih banyak masyarakat Bali yang tidak menerima keputusan tersebut. Salah satunya adalah Niluh Djelantik. Desainer sepatu kelas dunia itu kembali melancarkan protes melalui akun Instagramnya.

Image result for turis lecehkan air suci bali
kumparan.com

“Secara adat mungkin kalian anggap urusan ini selesai. Seperti katamu,”we already fix the problem.” Tapi kalau ternyata kalian menyalahgunakan ijin tinggal kalian, aku tak akan tinggal diam,” tulis Niluh Djelantik dalam unggahannya pada 12 Agustus 2019.

Ke depan, lanjut Koster, kalau ada lagi wisatawan yang melakukan pelecehan tempat suci seperti itu akan langsung dipulangkan. Tindakan sama juga berlaku untuk bentuk pelanggaran lain yang dilakukan wisatawan asing di Bali. “Pulangin aja dia, sudah tidak tertib datang ke Bali. Kita akan warning begitu,” tegas Ketua DPP PDIP Bali ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *