Gak Kapok, Lagi-lagi Rio Reifan Dibekuk Polisi karena Sabu, Begini Kronologinya!

(kompas.com)

Kembali terjadi lagi, setelah sebelumnya pelawak Nunung Srimulat dan aktor Jefri Nichol ditangkap kepolisian karena kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba, kini aktor Rio Reifan juga digerebek polisi karena kepemilikan sabu. Diketahui, ini bukanlah kali pertama Rio ditangkap polisi karena kepemilikan barang ilegal itu.

Satu lagi artis terjerat narkoba, Rio Reifan ditangkap saat tengah membakar barang bukti berupa sabu yang dimilikinya. Pemain sinetron itu ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba untuk ketiga kalinya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, ia ditangkap di kediamannya dengan barang bukti 0,12 gram sabu.

(kompas.com)

Seperti yang dilansir dari Kompas.com, Rio dan beberapa penyidik tampak berada di sebuah kamar mandi. Penyidik menginterogasi Rio sambil memperlihatkan barang-barang bukti yang diamankan.

“Tinggal ini saja ya sisa pakainya ya?,” kata seorang penyidik.

“iya,” jawab Rio lirih.

Kemudian, aktor sinetron ‘Kejora dan Bintang’ itu menyebut bahwa ia mengonsumsi barang haram tersebut seorang diri sekitar pukul 10.00. Lalu, setelah itu, tiba-tiba Rio mengaku telah membakar sisa-sisa barang bukti sebelum penangkapan dilakukan.

“Sendiri saya bakar sisa-sisanya,” ujar Rio.

“Sisanya dibakar?,” tanya penyidik.

Rio kembali membenarkan hal tersebut.

“Masih keluar asap,” timpal penyidik.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kasubdit I Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Masih pendalaman terkait Rio bakar barang bukti,” sebut Calvijn, seperti yang dilansir dari Kompas.com, Kamis (15/8/2019).

Tak hanya itu, dalam kertas hasil tes urine Rio tertulis positif mengkonsumsi metamfetamin atau sabu. Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

“Meta (metamfetamin) itu sabu,” kata Argo, seperti yang dilansir dari Kompas.com, Kamis (15/8/2019).

Meski demikian Argo belum menjelaskan lebih detail mengenai kronologi, termasuk waktu dan alamat penangkapan. Argo mengatakan, polisi akan merilis kronologi kasus ini pada Kamis (15/8/2019).

Seperti yang diketahui, ini merupakan kasus narkoba kali ketiga bagi Rio.

Dalam kasus pertama, Rio ditangkap pada Kamis, 8 Januari 2015, pukul 03.30 WIB, di halaman parkir mobil Jalan Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Ia tertangkap tangan tengah bertransaksi dengan bandar narkoba. Dalam kasus itu, Rio divonis 1 tahun dua bulan penjara.

Selanjutnya, Rio ditangkap pada 13 Agustus 2017 saat polisi melakukan patroli di kawasan Jatisampurna, Bekasi. Kala itu, polisi mengamankan satu bungkus klip bening berisi sabu.

Hingga berita ini ditayangkan, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Rio Reifan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *