Jokowi Ingin Kabinetnya dari Kalangan Profesional, NasDem Beri Respon Mengejutkan!

(makassar.terkini.id)

Presiden Jokowi menyatakan telah membentuk kabinet dan tinggal mengumumkannya kepada publik. Jokowi menginginkan kabinetnya berasal dari kalangan profesional. Menanggapi hal tersebut, NasDem berikan respons mengejutkan, begini katanya!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap desain kabinetnya di periode kedua dari usia, hingga 55% menteri dari kalangan profesional. Partai NasDem menyebut menghormati keputusan Jokowi dalam menetapkan kabinetnya.

“Kami NasDem sangat hormati hak prerogatif presiden dalam memilih dan menetapkan anggota kabinet,” ujar Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate saat dihubungi, Rabu (14/8/2019).

NasDem Hormati Jokowi soal 55% Menteri dari Kalangan Profesional
news.detik.com

Jhonny menyebut, pihaknya mendukung kebijakan Jokowi. Menurutnya, hal ini dimaksud untuk kemajuan bangsa dalam pemerintahan Jokowi kedepannya.

“NasDem akan selalu mendukung dan mengawal kebijakan pemerintahan¬†Jokowi¬†untuk kemajuan bangsa dan kejayaan negara,” ujar Jhonny.

Sebelumnya juga Jhonny pernah membuat pernyataan bahwa NasDem menyerahkan semua keputusan kepada Jokowi mengenai kursi menteri, berikut pernyataannya.

 

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan pimpinan redaksi media massa di Istana Rabu (14/8) Jokowi mengungkapkan desain kabinet di periode keduanya. Dari usia, latar belakang, hingga kementerian baru.

Beberapa point tersebut yaitu, terkait dengan usia menteri yang akan diisi kalangan generasi muda. Menteri muda ini berusia di bawah 30 tahun.

“Menteri ada yang usianya 25, di bawah 30, dan di bawah 35 tahun,” ujar Jokowi.

Hasil gambar untuk jokowi
tribunnews.com

 

Selain itu, Jokowi juga menyebut porsi untuk menteri dari kalangan profesional sebanyak 55 persen, dan parpol sebanyak 45 persen. Selanjutnya terkait Jaksa Agung yang akan diisi dari kalangan nonparpol hingga mengubah nomenklatur kementerian atau kementerian baru.

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh juga tak mempermasalahkan apabila Jokowi tak memberikan posisi Jaksa Agung kepada perwakilan partai politik.

Hasil gambar untuk jokowi nasdem kabinet
news.detik.com

Pernyataan itu disampaikan Surya menanggapi Presiden Joko Widodo yang menyatakan Jaksa Agung periode 2019-2024 tak berasal dari perwakilan partai politik.

“Apapun juga terserah bapak presiden. Oke,” kata Surya saat ditemui di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).

Surya mengatakan, dirinya mendukung keputusan Jokowi terkait terkait susunan menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II. Termasuk komposisi menteri dari 55 persen dari profesional dan 45 persen dari unsur parpol.

Hasil gambar untuk jokowi
liputan6.com

“Apapun bentuknya mau 25 persen, 35 persen itu hak perogratif presiden,” ujarnya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Kabinet Kerja pada periode mendatang akan diwarnai gabungan menteri dari profesional dan unsur partai politik.

Dengan demikian, perbandingan menteri dari kalangan profesional dengan unsur partai politik adalah 55 persen berbanding 45 persen.

Hasil gambar untuk jokowi
idntimes.com

Selain itu, Jokowi juga menegaskan bahwa Jaksa Agung mendatang tidak berasal dari representasi partai politik. “Tidak dari partai politik,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, dalam sejarahnya Jaksa Agung bisa juga dari luar Kejaksaan Agung. Meski begitu, dia belum memastikan apakah ini berarti Jaksa Agung akan diisi dari internal Korps Adhyaksa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *