Kunjungi NTT, Ahok Ungkap Rahasia Mengejutkan Soal Istri Hingga Menteri Jokowi

Tribunnews.com

Selama berkunjung ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP membuat 9 pengakuan mengejutkan. Berikut deretan faktanya.

Sejumlah pengakuan mengejutkan Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok BTP ini disampaikan saat bertemu dengan simpatisan DPD PDIP NTT dan kepada wartawan. Apa sajakah deretan pengakuan mengejutkan Basuki Tjahaja Purnama Ahok BTP yang merupakan suami dari Puput Nastiti Devi, mantan Ajudan Pribadi Veronica Tan?

1. Tidak Malu Disapa Ahok

Sebagai tokoh publik, Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak malu disapa Ahok atau Ahok BTP. Pengakuan suami Nastiti Devi itu disampaikan saat Ahok menjawab pertanyaan saat dialog dengan tokoh agama. Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok berkunjung ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Selasa (13/8/2019) siang.

Ahok dan rombongan disambut dengan tarian giring-giring di jalan Gajah Mada tepatnya di depan kantor sekertariat DPC PDI Perjuangan
tribunnews.com

Saat tiba di Kupang, Ahok menghadiri sejumlah kegiatan. Satu di antaranya, berdialog dengan sejumlah tokoh agama, tokoh pemuda, dan akademisi di Hotel Naka. Ketika berdialog, Ahok ditanyai soal sebutan namanya setelah keluar dari penjara Mako Brimob.

“Sebenarnya orang panggil saya Ahok saya tidak marah dan tidak malu dipanggil Ahok. Biasa-biasa saja itu,”ungkap Ahok yang disambut tawa peserta yang hadir.

2. Nama Asli saat Lahir

Ahok mengaku bahwa namanya itu merupakan pemberian sang ayah.

“Sebenarnya, asli dalam akta lahir nama saya itu Banhok, karena orang tua saya nikah mereka tidak membuat akta nikah,” ujar Ahok.

Nama Ahok, sebut dia, berarti hoki dan terus belajar untuk menjadi orang sukses. Begitu pun, lanjut Ahok, ketika orangtuanya memberi nama versi Indonesia Basuki Tjahaja Purnama, yang artinya menjadi terang dengan sempurna, di tengah dunia yang gelap. Dengan pemberian nama itu, orangtua Ahok, ingin Ahok menjadi orang yang berhasil, sukses, makmur, dan bercahaya secara sempurna.

thejakartapost.com

“Dengan adanya BTP, seolah-olah saya tidak mau ada lagi dipanggil Ahok. Ya saya lahir dengan nama Ahok ya Ahok lah. Ahok itu kepanjangan dari Harapan Orang Kampung,” kata Ahok.

3. Ungkap Sifat sang Istri Puput Nastiti Devi

Mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga politisi PDI-P Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tiba di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Selasa (13/8/2019) siang. Kedatangan Ahok di NTT tanpa didampingi sang istri, Puput Nastiti Devi. Ahok yang merupakan mantan suami Veronica Tan itu hanya ditemani sejumlah stafnya.

Saat tiba di Bandara El Tari Kupang, Ahok sempat beristirahat beberapa saat di ruangan VVIP bersama beberapa fungsionaris PDIP NTT. Ahok mengaku kalau istrinya saat ini sedang berada di Jakarta. Dari penjelasan Ahok, terlihat bagaimana sifat dari sang istri Puput Nastiti Devi yang sangat perduli dengan ibunya.

“Enggak ikut, dia lagi jaga ibu saya di rumah di Jakarta,” ucap Ahok singkat, saat diwawancarai Kompas.com, Selasa.

4. Jadi Menteri Jokowi?

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengaku belum mendapat informasi apapun tentang nama-nama calon menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. Nama Ahok sempat diisukan masuk dalam daftar calon menteri. Untuk penentuan calon menteri, Ahok menyebut, hal itu merupakan hak prerogatif presiden.

“Tidak ada perjanjian untuk saya menjadi menteri,” ungkap Ahok, ketika diwawancarai Kompas.com, di Hotel Naka, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/8/2019) sore.

5. Sudah Kontrak Talkshow

Ahok menyebut, setelah dirinya keluar dari Rutan Mako Brimob Depok, dirinya langsung menandatangani kontrak kerja dengan stasiun TV swasta yakni Metro TV.

“Setelah keluar dari tahanan, rencananya mau isi acara show di Metro TV setiap Kamis malam. Kita sudah kontrak, tapi masih ditunda,” ujar Ahok.

Ahok akan hadir dalam talkshow di stasiun Metro TV yang diberi judul “BTP Menjawab”.

“Saya tidak tahu, apakah ada hubungan dengan politik sehingga acaranya ditunda,” katanya.

Satu segmen dalam acara itu lanjut Ahok, yakni dirinya akan melakukan stand up komedi.

6. Tak Mau Jadi Gubernur NTT

Ahok menyebut dirinya tidak mengetahui banyak soal NTT.

“Itu tidak mungkin, biarlah ada Ahok-ahok yang lain di sini. Kalau ada yang bagus mau memperjuangkan kepentingan rakyat yah kita dorong dia untuk menjadi pemimpin,” ungkap Ahok.

7. Jadi Guru Sekolah Politik Seluruh Indonesia

Ia mengatakan, inspirasi tersebut ia dapat dalam “Sekolah Mako Brimob”setelah membaca 58 buku termasuk pidato bung karno yang di tulis di Ende tenntang dasar dan ideologi nasionalisme.

“Dari buku tersebut saya tahu bahwa PDIP dibangun dengan dasar ideogi yang jelas dan terkuat. Jadi saya putuskan kalau mau masuk partai politik maka saya hanya punya satu pilihan yaitu PDIP,” tambahnya.

8. Alasan Masuk PDIP

“Tujuan saya satu saya ingin agar PDIP dapat suara diatasi 30 persen pada Pemilu mendatang,” katanya.

9. Dorong Ahok-ahok Baru

“Kasih kesempatan kepada mereka, siapapun dia. Ada ibu Emi juga, jadi yang penting pembuktiannya, jadi saya harapkan dan doakan,” katanya seraya berpesan agar kader PDI Perjuangan tidak boleh sekalipun melupakan rakyat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *