Prabowo Akan Jelaskan Penculikan 1998 Setelah Menang Pilpres

Prabowo Subianto (tribunnews.com)

Video Agum Gumelar yang buka-bukaan soal pemecatan Prabowo Subianto sebagai anggota TNI, ditanggapi oleh Andi Arief. Dalam video tersebut, Agum Gumelar bercerita bahwa ia pernah menjadi anggota DKP yang memeriksa dugaan pelanggaran HAM berat oleh Prabowo Subianto

Prabowo Subianto (twitter.com/Dahnilanzar)

Terkait video tersebut, Andi Arief memberikan tanggapannya melalui cuitan di media sosial Twitter. Dirinya mengaku sudah berkomunikasi dengan Prabowo mengenai masalah ini.

Andi Arief bercerita bahwa nanti Prabowo akan mencocokkan fakta dan menjelaskan hal tersebut

Andi Arief mengaku memiliki teori tersendiri, namun netizen langsung membalas cuitan tersebut

Video Agum Gumelar yang menceritakan pelanggaran HAM berat Prabowo beredar luas dan viral

Kesaksian terbaru Pak Agum Gumelar seputar kasus penculikan aktivis 1997-1998 yang membuat Prabowo dipecat dari TNI. Simak penjelasannya ini. Capres ini tidak layak dipilih, peri kemanusiaannya sangat rendah. Berbahaya bagi Indonesia. #KalahkanCapresPelanggarHAMCc Poros HAM

Ulin Ni'am Yusron 发布于 2019年3月9日周六

Pada video berdurasi sembilan menit tersebut Agum Gumelar bercerita kepada audiens mengenai kejadian 1998. Agum bercerita saat itu dia menjabat sebagai anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP). Dari hasil dari pemeriksaan tersebut Prabowo terbukti melakukan pelanggaran HAM berat.

Melalui Tim Mawar tersebut Agum mengatakan dirinya mengetahui bagaimana mati dan dibuangnya orang-orang tersebut

Pihak Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga akhirnya memberi tanggapan bahwa Agum Gumelar bukan bagian dari TKN. Menurut Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani menjelaskan  pernyataan Agum yang beredar lewat video soal pemecatan Prabowo Subianto sebagai anggota TNI bukanlah bagian dari strategi TKN melainkan sebagai mantan petinggi ABRI.

Meski demikian, Agum Gumelar pernah pernah mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf

Lain halnya menurut pendapat Sekretaris Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Hanafi Rais yang menanggap isu ini merupakan ‘hidangan basi’ yang tak perlu disuguhkan kembali. Menurutnya, isu ini seharusnya sudah selesai. Apalagi Prabowo juga pernah digandeng Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai cawapresnya pada Pemilu 2009 lalu dan menyatakan bahwa sebenarnya sudah tidak ada masalah lagi perihal hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *