Ternyata Hidup! 2 WNI Korban Tragedi Chirstchurch Masih Bernafas, Begini Kondisinya

2 WNI Korban Tragedi Chirstchurch tidak tewas di tragedi berdarah penembakan di Christchurch Selandia Baru. Akun Facebook ini yang menjadi pencerah semua kesimpang siuran.

Zulfirman Syah, WNI yang menjadi korban penembakan teroris di Masjid Islamic Centre Linwood Kota Christchurch, Selandia Baru telah berada di kota itu sejak Januari 2019.

Zulfirman diketahui merupakan salah satu seniman asal Sumatera Barat yang menempuh pendidikan seni di Jurusan Fine Arts di Insitut Seni Indonesia Yogyakarta.

Zul tergabung dalam komunitas seni Sakato Art Coomunity di Yogyakarta bersama sekitar 200-an seniman asal Sumatera Barat lainnya, termasuk rekannya Erizal.

Rekan satu komunitas korban, Erizal menyebutkan, Zulfirman beserta istri dan anaknya berada di Christchurch sejak dua bulan lalu, namun bukan dalam rangka kegiatan seni.

WNI yang Jadi Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru dalam Kondisi Kritis

“Zul pamit ke saya dan rekan-rekan komunitas di Jogja, untuk berangkat ke Selandia Baru. Dia sejak Januari 2019 lalu berada di negara itu,” ungkap Erizal, ketika dihubungi Covesia, Jumat (15/3/2019).

Dia mengatakan, Zul mengiringi istrinya Alta Marie yang mendapat pekerjaan di Kota Christchurch, Selandia Baru.

Zul dalam kejadian nahas itu diduga berada di Masjid Islamic Centre Linwood beserta anaknya untuk menunaikan ibadah salat Jumat.

Dilansir dari dailymail.co.uk, dari 40an orang yang terbunuh, 30 orang terbunuh di Masjid Al Noor. Sedangkan 10 lainnya terbunuh di masjid Linwood Avenue. Tiga dari korban berada di luar masjid itu sendiri.

Teror di New Zealand, Erdogan: Permusuhan terhadap Islam Meningkat

Setidaknya 48 orang lainnya terluka di Rumah Sakit Christchurch, 20 diantaranya dalam kondisi kritis.

Dari keterangan istrinya, Zulfirman Syah menjadi salah satu korban yang saat ini masih mendapat perawatan medis karena terkena tembakan di bagian paru-paru.

Sementara, anak Zul yang masih balita dilaporkan tertembak pada bagian kaki.

Status terkini istri Zul, Alta Marie di akun facebooknya menyebutkan Zul dan anaknya dilaporkan selamat, meski dalam keadaan luka-luka. Begini postingan istri Zul di facebook:

Zulfirman Syah WNI Korban Penembakan Berada di Selandia Baru Sejak Januari 2019

yang langsung mendapatkan komentar membanjir bak air bah

Sebanyak 49 orang tewas dalam aksi penembakan tersebut. Salah seorang pelaku menayangkan aksi brutalnya via layanan live streaming di internet. Video live streaming berdurasi 17 menit itu telah dihapus dari internet oleh otoritas terkait.
Image result for foto mayat penembakan masjid christchurch
Tayangan livestream itu dimulai dengan pelaku mengemudikan mobilnya ke Masjid Al Noor di Deans Ave, Christchurch. Pelaku kemudian terlihat memarkirkan mobilnya di dekat jalan masuk ke masjid. Mobil yang dikemudikan pelaku, sebut The New Zealand Herald, berisi sejumlah senjata api dan amunisi yang diletakkan di kursi penumpang bagian depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *