Youtuber PewDiePie Ngamuk di Twitter Dikaitkan Tragedi Masjid di Christchurch

Teroris pelaku penembakan brutal di masjid di Selandia Baru tersebut mengajak penonton menjadi subcriber akun youtuber kondang tersebut. Lho kok?

Teroris yang menyerang muslim di Masjid Christchurch, Selandia Baru menyeret nama Youtuber asal Swedia, PewDiePie yang memiliki nama asli Felix Arvid Ulf Kjellberg. Si pelaku penembakan keji itu mengajak penonton video aksi kejinya untuk menjadi follower dari akun youtuber tersebut. Buat yang belum kenal PewDiePie, dia adalah salah satu Youtuber dengan subscriber tertinggi di dunia dengan pengikut mencapai hampir 90 juta subscriber.

Image result for pewdiepie

Dalam video yang berdurasi enam detik tersebut, terlihat pelaku teror di Selandia Baru yang bernama Brenton Tarrant tersebut mencatut nama Pewdiepie sebelum melakukan teror. Tak lama nama PewDiePie pun masuk trending topic.

Hastag New Zealand dan PewDiePie trending setelah kasus teroris. (Twitter)

Sebelum meninggalkan mobil, Tarrant dapat didengar menyuruh pengikutnya untuk berlangganan saluran Youtube Pewdiepie. “Remember lads, subscribe to Pewdiepie (ingat teman-teman, subscribe Pewdiepie),” ujar Brenton Tarrant. Selang beberapa saat, PewDiePie, mencuitkan komentar. ” Baru saja mendengar berita kehancuran dari Christchurch, Selandia Baru,” kata dia.

PewDiePie tak menyangka sekaligus muak saat mendengar namanya ikut diseret teroris tersebut. ” Saya muak karena nama saya disebut oleh orang ini,” ujar dia.

PewDiePie kemudian mendoakan semua orang yang terdampak pada tragedi ini. ” Hati dan pikiran saya untuk para keluarga korban dan semua orang yang terdampak tragedi ini,” kata dia.

Image result for pewdiepie

Followers PewDiePie membalas tweet tersebut dengan ucapan belasungkawa dan menenangkan hati.

 

Pengikut PewDiePie menganggap teroris cuma mencari kambing hitam agar fokus masalah tidak digali secara logis, tapi menjadikan situasi sosial yang menyebabkan perilaku biadab tersebut.

Seperti yang kita ketahui, telah terjadi insiden penembakan di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (14/3/2019). Dikutip dari Sky News, polisi Selandia Baru telah mengkonfirmasi setidaknya 49 orang telah tewas dalam penembakan massal di dua masjid yang penuh dengan orang yang menghadiri shalat Jumat.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *