Tragedi Berdarah Bikin Femmy Permatasari Batal Bulan Madu

Berita pernikahan  Femmy Permatasari di Selandia Baru terbenam oleh aksi teror penembakan brutal di Christchurch. Akibat dari insiden banjir darah itu membuat Femmy  batal bulan madu. Duh sedih ya.

Setelah tujuh tahun menyandang status janda, Kamis (14/3/2019) kemarin aktris Femmy Permatasari resmi mengakhiri kesendiriannya.

Ia dipersunting oleh seorang pengusaha di bidang mesin pembangkit tenaga listrik atau generator bernama Alfons Martinus Purnomo.

Tak tanggung-tanggung pernikahannya ini diselenggarakan di luar negeri, tepatnya di Selandia Baru.

Kabar tersebut diketahui melalui unggahan Femmy pada akun Instagram pribadinya.

Dari keterangan yang tertulis pada foto unggahannya, pernikahan mereka berlangsung pukul 10.00 waktu setempat.

Femmy tampak anggun dalam balutan gaun putih, sebuah mahkota juga tampak menghiasi penampilannya.

Sedangkan sang suami tampak mengenakan setelah jas berwarna coklat muda dan sepatu kulit berwarna senada.

Mereka menikah di tanggal kelahiran Alfons.

 

 Pernikahan Berlangsung Secara Tertutup

Pernikahan ini menjadi pernikahan kedua setelah gagal merajut biduk rumah tangga dengan Samudra Djaya.

Dari pernikahan Femmy yang pertama, pesinetron 45 tahun itu telah dikaruniai tiga orang anak, yakni Richita Permata Jaya, Rainier Chang dan Brigita Permata Jaya.

Bagitupun dengan Alfons Martinus, duda yang berprofesi sebagai pengusaha ini juga pernah menikah dan sudah memiliki tiga orang anak dari pernikahan dengan mantan istrinya.

Femmy mengatakan bahwa pernikahan keduanya ini akan digelar secara tertutup.

Karenanya, yang akan hadir di pernikahan tersebut hanya kedua belah pihak keluarga inti yang berjumlah 25 orang.

Bahkan saking terbatasnya, Femmy dan Alfons juga tak mengikutsertakan ketiga anaknya masing-masing untuk turut menghadiri pernikahan.

Hal itu juga dikarenakan izin yang cukup sulit didapat dari pihak sekolah anak-anak mereka.

 

Batal Bulan Madu

Liburan dan bulan madunya bersama sang suami rencananya akan dimulai Jumat (15/3/2019) hari ini.

Namun hal tersebut terpaksa dibatalkan paska beredar kabar tentang penembakan brutal di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, siang waktu setempat.

Penembakan terjadi di dekat Masjid Al Noor di pusat Christchurch, Selandia Baru. Pria bersenjata lainnya juga terlihat berada di dekat sebuah masjid di Linwood. Sampai saat ini puluhan orang tewas akibat kejadian tersebut.

Sampai saat ini belum ada himbauan yang didapat Femmy. Tempatnya berada cukup jauh dari kejadian tersebut. Tetap saja, Femmy merasa khawatir dan duka mendalam dirasakan untuk para korban.

“Saya juga kaget sekali cuma aman deh cukup jauh kejadian nya. Beda pulau kami North Island. Itu di South Island kejadiannya,” katanya

Ia juga mengunggah sebuah foto dan menuliskan jika dirinya dan keluarga yang berada di Selandia Baru baik-baik saja.

 

“Semoga tidak ada lagi perbuatan keji di belahan dunia manapun juga. Damai itu Indah Teman,” tulis Femmy dalam unggahan Instagram pribadinya @femmypermatasari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *