Heboh Prabowo Ingin Siswa Libur Saat Ramadhan, Ini Penjelasan Sandi Uno

(instagram.com/sandigauno)

Belum lama ini pernyataan capres nomor urut 02 Prabowo menyita perhatian publik. Prabowo mengungkapkan ingin meliburkan kegiatan sekolah saat bulan Ramadhan. Tentu hal ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Sandiaga Uno 
(instagram.com/sandiuno)

Cawapres Prabowo yang akan melaksanakan debat, Sandiaga Uno pun memberikan penjelasan mengenai rencana ini. Menurut Sandiaga, bulan Ramadan sebaiknya diisi dengan kegiatan semacam pesantren kilat ataupun kegiatan positif lainnya.

Kegiatan seperti apa ya kira-kira?

Prabowo dan Sandiaga Uno (instagram.com/prabowo)

Ternyata Sandiaga menceritakan pengalamannya dulu sempat merasakan libur satu bulan penuh selama Ramadan. Kebijakan itu juga sempat dilewati oleh anak-anak Sandiaga.

Menurutnya libur selama bulan Ramadan disebut Sandiaga sebagai sebuah terobosan.

sandiaga uno
Sandiaga Uno. (instagram.com/sandiuno)

“Ini merupakan satu terobosan agar satu bulan ini bisa digunakan para siswa untuk mungkin mengikuti pesantren kilat,” kata Sandiaga dikutip suara.com.

Tak hanya menjalankan pesantren kilat, Sandiaga juga mengungkapkan, para siswa-siswi bebas dari kegiatan belajar mengajar. Hal ini akan berdampak agar mereka mendapatkan waktu lebih untuk berkumpul bersama keluarga.

Boleh juga nih kayaknya, apa kamu setuju dengan ini?

(instagram.com/sandiuno)

Menurutnya saat ini anak-anak muda terlalu sibuk dengan gadget masing-masing. Sandiaga melihat bulan Ramadan bisa dimanfaatkan untuk lebih dekat dengan keluarga.

Selain itu dapat membangun karakter anak-anak agar lebih baik.

“Mereka banyak waktunya habis di gadget, juga kesempatan Ramadan ini untuk mendekatkan mereka ke tentunya membangun karakter yang kuat, karakter yang berakhlakul karimah, itu harapan kita,” ungkapnya.

Tanggapan Sandiaga (twitter.com/suaracom)

Beberapa netizen pun menaggapi hal ini dengan berbagai reaksi. Ada yang setuju-setuju saja dengan hal ini.

Ada juga yang setuju dan menganggap dulu pernah diterapkan.

Eh kalau warganet yang satu ini kurang setuju kayaknya. Tapi iya juga ya, gimana kalau bentrok dengan ujian sekolah?

Jika menurut penjelasan Sandiaga memang program ini baru rencana saja. Kalau program ini nantinya akan berjalan kamu tim setuju atau tidak setuju nih?

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *