Haru! Keluarga Korban Jatuhnya Ethiopian Airlines Diberi Tanah Memorial

(twitter.com/bontangpost)

Jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines menjadi luka mendalam bagi para keluarga korban. Pilu memang saat kita tidak bisa mengubur jasad orang yang kita cintai. Untuk meringankan kesedihan, anggota kelurga korban diberikan kantong berisi tanah memorial.

Kantong berisikan tanah tersebut ditujukan untuk menguburkan bagian-bagian yang tersisa dari orang-orang yang mereka kasihi.

(twitter.com/kondekturbus_)

Dikabarkan kantong tanah tersebut mulai dikirimkan kepada korban kelurga jatuhnya Ethiopian Airlines oleh para pejabat Ethiopia. Kantong tanah itu diberikan untuk keluarga dari 157 orang yang tewas. Para pejabat Ethiopia memberikan kantong tanah sebagai ganti bagian tubuh korban sebab bagian tubuh para korban masih membutuhkan waktu untuk proses identifikasi.

Melansir dari laman Associated Press, setiap keluarga diberikan sekitar satu kilogram pasir dan tanah yang diambil dari lokasi jatuhnya pesawat.

ethiopian airlines
(instagram.com/jasielmdc200)

“Tanah itu diberikan karena tidak mungkin mengidentifikasi mayat dan menyerahkan jasad kepada keluarga. Kami tidak akan berhenti sampai kami diberikan tubuh atau bagian tubuh orang yang kami cintai,” ujar seorang anggota keluarga yang enggan disebut namanya.

Tim forensik DNA telah memulai mengidentifikasi sisa-sisa tubuh korban dan diperkirakan baru selesai dalam enam bulan, karena mereka hanya memiliki bagian-bagian kecil tubuh korban.

Meski demikian, pihak berwenang mengatakan mereka akan menerbitkan sertifikat kematian dalam dua minggu ini. Para korban tewas jatuhnya Ethiopian Airlines berasal dari 35 negara.

(Twitter.com/FlightRadar_TWN)

Upacara peringatan massal direncanakan di Addis Ababa hari ini, satu minggu setelah kecelakaan terjadi.

Korban jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines yang beragama muslim telah di Shalatkan oleh pihak keluarga dan ingin memiliki sesuatu dari korban sehingga bisa segera dimakamkan.

Menteri Perhubungan Etiopia, Dagmawit Moges, mengatakan Layanan Darurat Interpol dan Blake yang disewa Ethiopian Airlines, akan bekerja sama dengan kepolisian dan layanan kesehatan Etiopia untuk mengidentifikasi korban.

(instagram.com/jet.milhas)

“Persiapan identifikasi telah dilakukan dan kami pastikan investigasi post mortem akan dilakukan sesegera mungkin,” tutur Dagmawit Moges.

Dewan Keselamatan Transportasi National Amerika Serikat mengirimkan sekitar 16 anggota guna membantu penyelidikan. Sementara di Paris, para penyelidik mulai mempelajari perekam suara kokpit Ethiopian Airlines. Blackbox itu dikirim ke Paris karena Badan Investigasi Kecelakaan Udara (BEA) Prancis memiliki keahlian menganalisis itu.

ethiopian airlines
(instagram.com/tilton_immmanuel)

Tak hanya itu, para ahli dari Dewan Keselamatan Transportasi Nacional AS dan produsen pesawat AS juga dilibatkan untuk menganalisis.

Diketahui jenis pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh sama seperti jenis pesawat Lion Air yang juga jatuh pada 2018.

Tak heran banyak negara seperti Indonesia, Singapura, Kanada, bahkan Amerika Serikat melarang sementara jenis pesawat 737 MAX 8 digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *