Wajib! Ini Lho Hukum Bayar Hutang Puasa, Yuk Dibayar Sekarang

Tidak terasa setahun sudah melewati Idul Fitri, bulan yang paling dinantikan pun akhirnya segera tiba. Yap, Bulan Ramadhan! Namun jika kamu memiliki hutang puasa ditahun lalu, hukumnya wajib kamu bayar lho.  Lalu gimana sih tata cara bayar hutang puasa?

Hasil gambar untuk ilustrasi orang di bulan ramadhan
(merdeka.com)

Sebelum memasuki tata cara, ada baiknya kamu tahu ternyata utang puasa ramadan hukumnya wajib untuk dibayarkan bagi umat muslim.

Nah, hal tersebut tertuang dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 183-184.

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ){183}
أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةُ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرُُ لَّهُ وَأَن تَصُومُوا خَيْرُُ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ {184}

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

(Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu dia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu), memberi makan seorang miskin.

Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Al-Baqarah: 183-184).

Hasil gambar untuk ilustrasi bulan ramadhan indonesia
(kompaslifestyle.com)

Terus kapan sih kita harus membayar hutang tersebut? Ternyata ada dua pendapat mengenai waktu membayar utang puasa.

Pertama adalah pendapat yang menyebutkan pembayaran utang puasa ramadan dilakukan secara berurutan. Lalu pendapat kedua, pembayaran utang puasa ramadan tidak harus secara berurutan.

Hal terpenting jika kita menengok surat Al Baqarah ayat 184, hanya disebutkan harus sesuai dengan jumlah yang ditinggalkan. Jika kamu hutang 5 hari, berarti kamu harus membayar 5 hari juga.

Hasil gambar untuk ilustrasi bulan ramadhan indonesia
(sainskompas.com)

Terkait urutan ini, Rasulullah SAW membolehkan keduanya.

قَضَاءُ رَمَضَانَ إنْ شَاءَ فَرَّقَ وَإنْ شَاءَ تَابَعَ

“Qadha’ (puasa) Ramadhan itu, jika ia berkehendak, maka ia boleh melakukannya terpisah. Dan jika ia berkehendak, maka ia boleh melakukannya berurutan. “ (HR. Daruquthni, dari Ibnu ‘Umar).

 

Nah untuk niatnya mudah sekali kok, kamu bisa ikuti niat dibawah ini.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA GHODIN ‘AN QADAA’IN FARDHO ROMADHOONA LILLAHI TA’ALAA

“Aku niat puasa esok hari karena mengganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta’ala.”

Hasil gambar untuk ilustrasi bulan ramadhan indonesia
(voaindonesia.com)

Fidyah

Ada pengecualian bagi orang-orang tertentu yang tidak bisa membayar puasa dengan berpuasa di hari lain, yaitu dapat membayarnya dengan fidyah. Dikutip dari tribun via risalahislam.com, berikut adalah penjelasannya.

Orang-orang yang Wajib Mebayar Fidyah

Ternyat ada 3 golongan yang diperbolehkan mengganti puasa dengan fidyah, di antaranya lanjut usia (HR. Al-Bukhari), orang yang sakit (HR. An-Nasa’i), wanita hamil dan menyusui sehingga tak mampu berpuasa (HR. Abu Daud & Thabrani).

“Yang dimaksud dalam ayat QS. Al Baqarah: 184) tentang fidyah itu adalah untuk orang yang sudah sangat tua dan nenek tua, yang tidak mampu menjalankannya, maka hendaklah mereka memberi makan setiap hari kepada orang miskin”. Menurut hadist Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma.

Hasil gambar untuk ilustrasi bulan ramadhan indonesia
(kompasiana.com)

Jenis Fidyah

Ada beberapa pendapat mengenai hal ini, berdasarkan pendapat beberapa ulama dari berbagai madzhab, diketahui bahwa fidyah diberikan dalam takaran satu porsi makanan pokok, plus dengan lauk-pauknya untuk makan orang miskin.

Tak Boleh Uang

Menurut surat Al Baqarah dijelaskan bahwa membayar fidyah adalah memberi makan orang miskin. Oleh karena itu apra ulama sepakat membayar fidyah tidak boleh dengan uang.

Waktu Pembayaran Fidyah

Pertama, bagi kamu yang tidak perpuasa, dan memenuhi kriteria golongan wajib fidyah, maka bisa langsung membayar Fidyah di hari itu juga yaitu saat tidak berpuasa. Waktunya adalah ketika berbuka puasa di hari terkait.

Kedua, kamu bisa membayar fidyah di hari lain, selama bulan ramadan. Membayar fidyah saat bulan ramadan disebut lebih baik, namun jika tidak bisa, dapat membayarnya di bulan lain, di luar ramadan kok.

Gambar terkait
(tempo.co)

Tata Cara Bayar Fidyah

Sebenarnya model pembayaran fidyah ada 2 cara, pertama dengan menyediakan makanan dan mengundang orang miskin sesuai jumlah hari yang ditinggalkan.

Kedua, kamu juga bisa memberi orang miskin berupa makanan yang belum dimasak, seperti sembako, untuk makan selama sekian hari yang ditinggalkan.

Kalau kamu mampu dan bisa, fidyah bisa dilakukan sekaligus, misalnya Anda meninggalkan puasa 10 hari, maka diberikan kepada 10 orang miskin. Kamu juga bisa diberikan kepada 1 orang miskin, untuk makan 10 hari mereka.

Nah jika sudah tahu mengenai hukum membayar puasa, jangan ditunda lagi yuk langsung bayar sekarag. Bulan Ramadhan udah dekat nih!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *