Di Balik Keputusan Ariana Grande Menolak Tampil di Grammy Awards

Ariana Grande (Foto: Instagram @itsarianagrande)

Siapa sih musisi yang nggak ingin menghadiri Grammy Awards? Sebagai ajang penghargaan musik tertinggi, hampir semua musisi kayanya bercita-cita datang ke Grammy. Tapi ternyata, nggak seperti kebanyakan musisi, penyanyi cewek asal Amerika Serikat, Ariana Grande justru menolak untuk tampil di Grammy Awards, lho. Kira-kira kenapa ya?

Ariana Grande awalnya memang dijadwalkan untuk menjadi salah satu performer di Grammy Awards. Tapi sayangnya, ia menolak tawaran tersebut karena berseteru dengan salah satu produser Grammy, Ken Ehrlich.

Mantan pacar Pete Davidson tersebut bahkan membuat twit yang menyinggung sang produser, karena telah membuat kabar bohong tentang dirinya.

Lewat akun Twitter pribadinya, @ArianaGrande, ia memposting sebuah screenshot artikel dari Associated Press yang mengutip pernyataan Ken Ehrlich mengenai pembatalan kehadirannya di Grammy Awards. Artikel itu menuliskan bahwa Ariana terpaksa membatalkan penampilannya, karena terlalu lambat untuk memberikan kepastian pada sang produser.

Nggak terima dengan pernyataan tersebut, Ariana pun mulai mengungkapkan bahwa sang produser telah menyebarkan berita bohong. Ia menuliskan, “Aku sudah cukup sabar untuk diam, tapi kau malah berbohong mengenaiku.”

Ariana pun melanjutkan, “Aku bisa mempersiapkan penampilan dalam semalam, dan kau mengetahuinya, Ken. Aku memutuskan untuk absen karena kau membatasi kreatifitas dan caraku berekspresi. Semoga acaranya berjalan sesuai dengan keinginanmu.”

Membalas cuitannya sendiri, Ariana kembali mengklarifikasi dengan menjelaskan, bahwa ia diberikan tiga tawaran lagu oleh pihak Grammy. “Ini tentang kolaborasi, ini tentang perasaan didukung, ini tentang seni dan kejujuran. Bukan politik atau pun permainan. Ini hanya permainan bagi kalian.. dan aku mohon maaf, tapi itu bukanlah musik bagiku.” ungkap Ariana Grande.

View this post on Instagram

my album ’thank u, next’ is out now 🖤

A post shared by Ariana Grande (@arianagrande) on

Dilansir dari Variety, seorang pegawai mengatakan bahwa Ariana merasa tersinggung karena Ken tidak mengijinkannya menampilkan lagu 7 Rings. Padahal sebelumnya telah ada kesepakatan bahwa 7 Rings boleh dinyanyikan dalam medley.

Ariana sendiri masuk ke dalam dua nominasi Grammy, yaitu Best Pop Solo Performance untuk lagu God Is A Woman, dan Best Pop Vocal Album untuk Sweetener. Absennya Ariana Grande bisa menjadi berita buruk buat Grammy, karena selama ini wajah Ariana telah terpampang di billboard dan iklan-iklan Grammy.

Pelantun lagu Thank You, Next tersebut, ternyata bukan satu-satunya artis yang pernah bersiteru dengan pihak Grammy, lho. Karena tahun lalu, Lorde juga menolak untuk tampil setelah pihak Grammy menyuruhnya sepihak untuk tampil dalam tribut Tom Petty.

Saat itu berdebat dengan Lorde, Ken Ehrlich hanya bilang, “Kami punya kuota tersendiri dan itu sudah penuh. Lorde punya album yang bagus, tapi tidak mungkin kami bisa menyenangkan semua orang.”

Meski pun Ariana nggak jadi tampil di Grammy, kamu tetap bisa menyaksikan penampilan lain, kok. Karena nama-nama performer sudah resmi dirilis, seperti Kendrick Lamar, Drake, hingga Childish Gambino.

Kalau melihat kasus tersebut, apakah menurutmu keputusan yang diambil Ariana sudah benar?

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *