Bahas Penangkapan KPK, Rhoma Irama Singgung Alasan Berkarir di PPP

(medcom.id)

Pedangdut fenomenal di Indonesia, Rhoma Irama hadir kembali ke publik. Namun, ia bukannya tampil dalam panggung dengan lampu-lampu meriah ala dangdut, justru dirinya datang ke acara Indonesa Lawyers Club (ILC) yang ditayangkan oleh TV One pada Selasa (19/3) semalam.

Hasil gambar untuk rhoma irama
(beritasatu.com)

Namun, dirinya juga sempat melakukan aksi untuk menghibur para penonton. Selain itu, Rhoma Irama juga mendapatkan kesempatan untuk menanggapi tema ILC TV One tadi malam.

Presiden ILC TV One, Karni Ilyas memberikan waktu kepada Rhoma Irama untuk berbicara mengenai tema “OTT Romy, Ketua Umum PPP: Pukulan Bagi Kubu 01?”

Hasil gambar untuk rhoma irama tv one semalam
(makasar.tribunnews.com)

Rhoma Irama membuka pembicaraan mengenai pernyataan dengan mengutip hadis ‘manusia tempatnya salah dan lupa‘.

Rhoma Irama membuka suara, “Kalau yang bersalah ini rakyat biasa atau tokoh yang tidak ada interest dengan publik dan negara saya kira itu adalah hal biasa. Bisa dikatakan itu watak manusia, biasa salah dan lupa.”

Forget GIF by Rihanna - Find & Share on GIPHY

Rhoma Irama kemudian menceritakan kiprahnya di PPP sejak 1977. Ia mengatakan bahwa dirinya ingin numpang untuk melakukan jihad di PPP.

Pada saat itu, terdapat tiga pertaruhan ideologi, yaitu Islam, Komunisme, dan Nasionalisme Sekeluler. Lalu, Rhoma Irama memilih Islam itu sebagai perjuangan politik.

Rhoma Irama juga memuji Ridwan Saidi yang merupakan salah satu tokoh PPP sebagai macan podium dan mengisahkan totalitasnya berpartai.

You Got It Thumbs Up GIF by Panic! At The Disco - Find & Share on GIPHY

Rhoma Irama memberikan pernyataan yang menggelegar, “PPP saya sampai berkorban harta bahkan jiwa saya siapkan untuk membela PPP.77-82 Karier pun saya korbankan demi partai ini,” setelah itu ia mendapatkan sambutan meriah dari satu studio TV One.

Rhoma Irama kemudian kembali menceritakan pengalaman traumanya ketika Ketua Umum PPP terdahulu, Suryadharma Ali didakwa korupsi dana penyelenggaraan haji dan ternyata memang betul terbukti bersalah.

Rhoma Irama meminta politisi yang melakukan olok-olok atau mempermainkan simbol-simbol agama dan korupsi untuk segera melakukan taubat nasuha atau taubat bersungguh-sungguh.

Hasil gambar untuk rhoma irama
(KapanLagi.com)

“Taaubatan nasuha dan tidak terulang kembali untuk menjatuhkan citra islam secara nasional,” kata Rhoma menutup pembicaraannya. Siap, Pak Haji!

Selain Rhoma Irama, narasumber ILC TV One semalam yaitu terdiri dariadalah Mahfud MD, Nusron Wahid, Fadli Zon, Ridwan Saidi, Razman Nasution, Prof Mudjia Rahardjo, serta Jubir KPK Febri Diansyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *